PRASASTI MARMER-PRASASTI PNPM: WIRAUSAHA DAN MOTIVASI ENTERPRENEUR
Tampilkan postingan dengan label WIRAUSAHA DAN MOTIVASI ENTERPRENEUR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WIRAUSAHA DAN MOTIVASI ENTERPRENEUR. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Maret 2012

ARTI PENTING MENABUNG DALAM ENTERPRENEURSHIP

Baik hati,tidak sombong, rajin menabung
Seorang ENTERPRENEURSHIP wajib menabung,itu yang aku dengarkan dari bisikan hati dan pemikiran malam ini.Apa yang terjadi kawan...kalau seandainya enterpreneur nggak punya tabungan,,kayak posisiku selama ini...?? ada uang dibelanjakan,ada sisa dikit segera dihabiskan,memang sich itu semua adalah untuk keperluan membeli bahan baku,untuk membeli peralatan yang rusak atau setengah rusak ataupun untuk membeli peralatan yang memang kita belum punya,yang selama ini selalu nyewa kesana-kesini .
Kawan, hidup ini memang tidak selalu mulus,dan jalan kehidupan inipun juga nggak selalu lancar,kadang ramai order kadang sepi-sepi juga.Kadang kita mendapatkan rejeki yang banyak kadang kala Blass satu bulan nggak dapat order,itulah perlunya saving atau menabung dari sebagian pendapatan kita.Bagaimana seandainya hari ini diesel anda rusak sehingga memerlukan dana yang tidak kurang dari 5 juta Rupiah harganya ..?? sedangkan disaldo kita tinggal 200 ribu? padahal kita tahu bahwa nggak pernah ada atau belum pernah denger pihak perbankan mau mendanai pembelian kredit Diesel, atau nggak pernah denger kalau ada Lembaga keuangan yang mau membiayai kredit diesel ini..?? kalau kita memaksa kredit...?? kapan lunasnya hutang..? kapan debt free nya...( Saya selalu mengingat ini karena ini adalah pelajaran pertama yang paling terkesan dari Pak Heppy Trenggono,Presiden IIBF)

Wajib,tidak bisa tidak,besok saya membatalkan keinginan istri saya yang minta baju baru,besok saya harus menunda dulu keinginan saya buat beli sepeda motor baru,besok saya harus menunda dulu keinginan anak saya buat beli HP baru,atau keinginan -keinginan non priority lainnya.Saya Berbicara seperti ini karena saya memang pengrajin kecil,bukan seorang pengusaha besar kawan. Jadi saldoku dibankpun juga nggak lebih dari beberapa juta saja.Kalau aku Boss besar pasti Ratusan juta...he..he..he.. ( semoga menjadi inspirasi aja buat teman-teman senasib sepenanggungan kayak aku ini )Inti dari saving adalah menunda,dan mebatalkan,say no to spending.......or say no to buy something...atau kalau ini memang agak-agak perlu katakanlah kita pending sementara.
Pentingnya menabung adalah untuk suspensi bagi kehidupan kita,arti penting lain dari saving adalah "jogo-jogo" ( dalam bahasa Jawa: Red ), menjaga hal-hal yang buruk yang tidak bisa kita prediksikan sebelumnya, menjaga kemungkinan buruk yang tidak bisa kita ramalkan dalam bisnis ini,menjaga hal terburuk akan hal-hal yang tidak bisa kita lihat ketika sebuah proposal bisnis kita pelajari.Inspirasi dari seorang Master Bisnis terkenal,Ikhwan dari IIBF juga yang saya ingat....
" Sebuah produk Pemanas air  dari China beliau import ,melihat peluang besar beliau berinvestasi hampir 15 Milyard untuk mendatangkan barang ini promosipun beliau Blow_Up dimedia-media order datang banyak sekali ,  sebagai pemain newbie tentang eksport -import beliau akhirnya mengalami keterlambatan pengiriman barang,karena ada beberapa prasyarat dokumen penerimaan barang yang masih kurang sehingga barang beliau ditahan dipelabuhan dalam waktu yang lumayan lama,( Butuh bla-bla-bla....maaf ini juga ilmu bisnis juga makanya saya utarakan dengan bla-bla -bla..) Saat itukonsumen beliau mulai kecewa, akhirnya karena menjaga kredibilitas dan nama baik serta kelangsungan investasi yang beliau masukkan tersebut,maka beliau melakukan roadshow ( yang seharusnya Nggak perlu,karena promo sudah menyebar dan dikenal..akhirnya butuh dana lagi....) ketika hasil road show ini,ada yang berhasil dan ada yang tidak....lumayan agak pulih juga keadaan bisnis beliau, yang terakhir beliau terkendala tentang musim kemarau, ketika musim kemarau waterpump di alat ini tidak berfungsi, karena debit air yang kurang dan hanya bisa dibantu dengan waterpump tambahan yang hanya diproduksi oleh China ( sebagai pelengkap alat ini ) ,dan barang ini juga nggak ditemukan diIndonesia...." dana sudah masuk terlalu besar Saldo direkening sudah terkuras......untuk mendapatkan  Waterpump itu beliau memerlukan dana sebesar 10 Milyard lagi........" apakah anda bisa menebak nasib beliau ...??? Kalau nggak punya cadangan saving tentu investasi ini akan mandeg- jegreg. Bahkan kolaps bin KO. Kalau nggak diterusin...Bangkrut.. Jelas, kalau diterusin  dapat dana darimana....???
Kawan dari Ilustrasi diatas,nyatalah bahwa arti penting sebuah saving memang mutlak bagi enterprneur .Dan ketika kita memiliki saving yang lebih, maka kita akan bisa membuat sebuah investasi yang lain,investasi dibidang lain sebagai pendongkrak income. Benar juga kata Bu Guru ku Di TK dulu, bahwa kita harus menjadi anak yang Rajin dan pandai,baik hati dan tidak sombong serta rajin menabung,,,,, wahh ternyata saya sedang sharing pelajaran dasar sebagai manusia...he...he..he...he...Selamat merenungi bersama saya juga yang belum punya tabungan .........( aslinya seperti ini ....Proooooookkk Mbanting Kopyah...)


Minggu, 04 Maret 2012

MENGENAL RAGAM CASHFLOW


Disarikan dari Audiobook :  Indonesia Islamic Bussines Forum ( IIBF)
Materi  disampaikan oleh Bapak Heppy Trenggono,MKom ,Director United Balimuda
The Most inspiring person in my live


Sebagaimana kita belajar dulu kita telah mengenal apa yang dimaksud dengan cashflow,secara harfiah diartikan sebagai aliran dana cash kita, akan tetapi yang  ingin saya share kali ini agak sedikit lain,Yang kita kenal dulu hanyalah merupakan Cashflow projection , atau  proyeksi cashflow kita kedepan, dimana dengan cashflow ini kita mencoba meramalkan apa yang terjadi dengan posisi cash kita disaat-saat tertentu,misalnya dua bulan kedepan,quartal depan, semester depan dan seterusnya.Macam dan ragam cashflow itu sendiri jarang kita dengarkan ceritanya,bahkan saya katakan inilah yang sebenarnya sangat essential untuk kita ketahui dan kita pahami sebagai seorang entrepreneur pengendali sebuah bisnis.
Menurut Bapak Heppy Trenggono,M Kom, cashflow kita itu terdiri dari tiga Jenis:

                1.Operating cashflow ( OCF )
Diartikan sebagai dana cash yang kita miliki dimana peruntukannya adalah untuk menyediakan dana cadangan operasional untuk usaha ini. Misalnya dana cash untuk biaya listrik, air, telephone, internet, dan juga cash yang kita terima dari operasional  usaha kita misalnya pembayaran pembelian, transfer dana pembelian, atau dengan kata lain merupakan pendapatan atau uang yang masuk dari hasil oprasional bisnis kita.Dikatakan Debet jika ada dana cash yang masuk,misalnya hasil penjualan . Dikatakan kredit jika kita melakukan pengeluaran,misalnya  bayar membayar pembelian bahan baku,telephone,bayar akses internet dansebagainya.
                2. Investing cashflow  ( ICF )
Diartikan sebagai dana cash yang kita miliki, yang berkaitan dengan investasi kita , baik didalam maupun diluar usaha kita, Misalnya kita berinvestasi dengan membeli barang inventaris berupa tanah, menjual inventaris , dan sebagainya.Dikatakan  Debet bila ada dana cash yang masuk, misalnya kita menjual inventaris tanah , dikatakan kredit jika kita membeli inventaris mesin , demikian seterusnya.
                3.Financing Cashflow  ( FCF )
Diartikan sebagai dana cash yang kita peroleh dengan cara menghutang,Hutang pada pemegang saham ,hutang pada bank, hutang pada renternir berhutang sama mertua ( Hemm.... kebiasaan Bodin Lingga )  dan lain-lain. Ketika  hutang kita bertambah maka akan dikatakan FCF kita Debet karena ada uang yang masuk.Jika kita melakukan pembayaran hutang maka dikatakan cash dalam posisi kredit.
                Dalam berusaha  dan berbisnis yang paling penting dan paling utama adalah pengendalian kita terhadap Operating Cashflow kita.Sebesar apapun perusahaan kita, sebesar apapun sells kita, sebesar apapun profit kita, tanpa adanya operating cashflow ini berarti kita berada dalam sebuah trouble, sebuah masalah besar sedang menghantui kita.Bisakah anda bayangkan ketika akhir bulan karyawan kita  mengantri untuk menerima gaji kemudian kita akan membayar mereka dengan catatan Sells kita atau catatan profit kita…?? Tentu mereka akan menolak,karena mereka nggak bakalan bisa dibayar dengan cara seperti itu,kitra harus membayar mereka dengan uang cash, ini pentingnya sebuah operating cash yang terkendali dengan baik.
Saat Cashflow Aman & Terkendali
                Diawal-awal kita memulai berbisnis,biasanya kita sering terjebak dalam situasi Run out Off cash, dimana kita tidak bisa mengendalikan pengeluaran-pengeluaran yang insidentil yang sangat kita butuhkan.Hal ini menyebabkan kita kelimpungan kesana kemari untuk menutupi kebutuhan operasional ini.Ini adalah sebuah kondisi yang sangat wajar, akan tetapi kita harus tetap bisa mengontrol  operating cashflow ini dengan baik, semisal minta perpanjangan term off payment pada suplayer atau menunda pembelian sebuah inventaris yang diperlukan minggu depan.
  Keberhasilan kita mengendalikan operating cash ini akan menentukan pula keberhasilan bisnis kita secara menyeluruh.Seberapapun asset perusahaan kita tanpa adanya dukungan operating cash ini hanya ada dua macam hal yang bisa menyelamatkan anda: kalau nggak jual asset ya berhutang…. Selanjutnya bisnis anda semakin menjadi sebuah pabrik masalah diotak kita,bukan sebagai pabrik pencetak uang. Demikian juga keadaannya ,meskipun saat ini sells kita meningkat pesat dan kita bisa mengcreate profit yang banyak, akan tetapi kita dalam keadaan kosong dicash,maka yang terjadi adalah masalah juga… Ingat…….Cash bisa hidup tanpa profit,  akan tetapi profit nggak bakalan hidup  tanpa cash…itu rumusannnya.Bayangkan saja jika saat ini anda nggak punya profit karena prasasti PNPM sudah mulai sepi untuk tahun anggaran 2011, tetapi kalau saldo dibank masih lumayan banyak, Jalan-jalan dengan keluarga pun OKe lah.,..picnic …Ayo… akan tetapi jika anda dalam posisi memiliki profit besar akan tetapi anda nggak pegang cash …apa yang terjadi…??  Panggil saja Bang Miing ama Bang Paijo.. buat ngutangin kita lagi…Kapan debt freenya….?????!!!!!     .
Sebagai penutup, untuk menjaga kelangsungan bisnis ini, maka kita harus bisa mengendalikan cashflow kita ,terutama yang berkaitan dengan operating cashflow ini.Untuk itu jangan lupa membuat saving,menabung adalah sebagai  salah satu antisipasi dan juga sebagai suspensi  ketika kita menemui masa-masa sulit dimana profit yang kita dapatkan hanya kecil, dengan menabung ini pula  kita ggak bakalan patah dijalan ketika menemui jalan yang berlubang dalam….dalam berbisnis..
Benar pesan Bapak Ibu guru kita di Taman Kanak-Kanak dulu,
Jadilah orang yang baik hati,tidak sombong dan Suka menabung…
….Oh  ketemu dech sekarang…..

FINANCIALLY INCOMPETENCE, PENYEBAB KEGAGALAN SEBUAH BISNIS PRIBADI



Hemm,,mantab buanget judul posting kita kali ini.Yakni tentang  Pengendalian cashflow dalam  perusahaan kita.Sebuah survey di Amerika Serikat menyatakan bahwa  74 persen penyebab kegagalan seseorang dalam berbisnis adalah Financially incompetence, alias tidak memiliki kompetensi terhadap pengendalian finanasial,alias  tidak memiliki ketrampilan pengendalian keuangan,alias nggak bisa menata keuangan alias  tidak memiliki kendali diri dalam mengelola keuangan,baik secara pribadi atau dalam kapasitasnya sebagai entrepreneur.

Kompetensi dalam hal financial  secara dasar ada beberapa ha antaralain: Kita mampu dan fluent dalam berbahasa bisnis , seperti  Istilah-istilah dalam berbisnis mengenal dan memahaminya secara factual, selanjutnya mengerti tentang indicator-indikator dalam bisnis meskipun kita bukan seorang accounting ,akan tetapi melengkapi ketrampilan jenis inipun dikit-dikitlah harus mampu…
Dalam ilmu bisnis kita mengenal istilah Inventory,Break event Point , ada Istilah Cashflow, ada istilah Drop payment , ada istilah Term Off Payment ,ada istilah negosiasi, ada istilah Stock, ada istilah Balanced ,ada Istilah Profit and Loss ,  Hemmm …buanyak sekali sebagaimana kita mendapatkan materi di Kuliahan dulu.. Ingat kawan…istilah-istilah ini bukan hanya untuk dihafal,bukan cukup dimengerti saja, bukan cukup  di fahami doank.Akan tetapi kita harus fluently dengan istilah –istilah tersebut, dan mengerti secara factual, kita sedang dalam posisi dimana.Jangan terjadi kesalahan misalnya ketika kita sedang bernegosiasi, kita berbicara tentang inventory kita yang menumpuk banyak, waahh…bisa-bisa customer kita minta harga yang murah karena mengingat hukum Supplay and Demand di rumus Ekonomi dasar.Kita juga harus paham bener  saat ini perusahaan kita sedang dalam posisi  bagaimana …jangan sampai ketika kita sedang   tidak mencapai target market kita beli inventaris baru…Pemahaman dan bagaimana menyikapi keadaan,itulah pentingnya sebuah bahasa bisnis.
Dalam Bisnis juga dicipatakan banyak indicator-indikator, sebagaimana di  cockpit sebuat pesawat, atau dasahboard mobil atau lebih sederhana lagi di dashboard stang sepeda motor kita. Ada indicator speed atau kecepatan, ada indicator fuel, ada indicator distance,itu saja yang sederhana.Dari membaca indicator itu kita bisa menentukan hal apa yang harus kita lakukan saat ini.Ketika indicator fuel kita sedang mencapai titik Empty, maka yang harus kita lakukan adalah jalan pelan-pelan masuk ke SPBU, keluarkan dompet penuhi tangki motormu lantas bayar  premiumnya.Jangan dipaksakan berjalan kalau tujuan kita masih jauh,anda nanti akan menemukan hal yang sangat menyakitkan ..seperti: mendorong motor karena kehabisan BBM …sampai berkilo-kilo meter Hem…capek khan, Demikian juga dalam berbisnis, ketika indicator Cash flow kita sangat besar dirumah,ya  jangan ambil resiko ditaruh didompet terus,,segera bawa kebank untuk setor kesana,jangan-jangan ada tuyul lewat ..lantas ngambil uang anda ha..ha..ha..ha.. Guyon ..moro temen..
Inilah financial Competence, sebuah seni berbisnis  yang harus benar-benar dipraktekkan dan bukan hanya sebagai  pengetahuan saja.Apa yang telah kita pahami memang selayaknya diamalkan.Kalau nggak dimalkan tentu akan kualat dengan ilmu kita.Selamat menganalisa bagaimana kondisi bisnis anda, sedikit banyak buat indicator bisnis kita agar kita nggak salah dalam melangkah.Ya..minimal pembukuan sederhana  model stafel atau skontro ,buat catatan bisnis.Jangan sampai dana dibank sudah habis kita memaksa mendatangkan inventaris mobil baru…ha..ha..ha… Ngutang meneh…kredit…lagi…Capek….kapan debt freenya…??? Ha..ha..ha…

Senin, 20 Februari 2012

KETRAMPILAN BERNEGOSIASI, PELENGKAP SEORANG ENTERPRENEUR


Sebagai fiture pelengkap dari seorang Enterpreneur, adalah ketrampilan kita sebagai seorang negosiator .Dengan  ketrampilan ini maka akan banyak sekali hal yang akan dapat dilakukan, seperti membuat sebuah ledakan profit,mengatur Term Off Payment dan lain sebagainya.Kenapa dengan penciptaan profit anda terlalu rendah…??  anda kurang trampil dalam bernegosiasi.itu jawabannya,karena penciptaan sebuah profit adalah saat anda bernegosiasi.Profit  is start created in Your negotiation.
Ketrampilan bernegosiasi juga akan menyelamatkan kita pada kondisi run out off cash, alias kita kehabisan stok cash kita.Semisal dengan sedikit memperpanjang Term Off Payment  maka kebutuhan akan ketersediaan Cash dalam jumlah tertentu akan dapat kita manage secara longgar.Misalnya permintaan tenggang 1,5 Bulan Dengan drop payment 20 % saja… Enak bukan…???

Dalam kebiasaan kita kita berhubungan dengan rekan bisnis, atau rekan kerja ,atau dengan masyarakat,kita cenderung  ingin menampilkan hal-hal yang indah –indah, dan hal-hal yang menyenangkan untuk oranglain , dengan selalu mengatakan “ Ya” kata “ Siap” kata “ Oke “ dan sebagainya. Kata indah memang untuk sebuah persahabatan.dan ini adalah kata yang terbaik juga dalam sebuah relationship. Akan tetapi dalam sebuah bisnis ,kata-kata Yes ini justru banyak menyimpan efek negative dalam sebuah  bisnis kita  Dan sadarkah  anda bahwa sebenarnya dalam kata “ Ya”  itu adalah sebuah kata yang paling jelek dalam bernegosiasi…??? 
BERNEGOSIASILAH DENGAN KATA “ NO”
Sebaliknya kita jarang sekali mengatakan kata “ No” nggak bisa, dan Not ready, sebagai ungkapan kita dalam sebuah relationship, karena kita ingin rekanan kita selalu merasa nyaman, merasa senang dan seakan-akan kita takut kehilangan mereka.Benar sekali,kita sangat memerlukan mereka , akan tetapi sadarkah anda bahwa dengan kata –kata yang selalu bernada “ Yes” itu terdapat banyak kekalahan pada pihak kita ..??? Misalanya ketika seorang customer meminta pada anda potongan harga sebesar 13 % dari harga dengan pemesanan barang sebanyak 500 buah , kemudian anda berfikir sejenak, karena dihitungannya sudah  terdapat profit yang besar kemudian kita dengan sedikit mengorbankan perasaan akhirnya kita memutuskan kata “ Yes”  Hemm…berapa besar profit lost anda dalam satu nego hari itu…
BIsakah suatu saat kita bilang pada rekanan bisnis kita untuk mengatakan tidak ketika mereka meminta potongan harga 15 % ketika hanya mengorder 100 biji barang kita …??
Apakah anda bisa memulai untuk tidak berkata Yes, ketika mereka minta Term off payment selama 2 bulan untuk pelunasan seluruh pembayaran…??
Apakah hari ini anda dapat memulai untuk berkata tidak, ketika customer anda meminta bonus tambahan , sedangkanpembayaran pelunasannya terlambat 2 minggu..??
 Maka Saatnya kita harus merubah , apa –apa yang biasanya selalau kita bilang “ Yes” dan Okey…dengan sebuah jurus baru, yakni berkata “ No”,,,and I thing No…and It’s Not ready for you… dalam negosiasi kita kedepan.
Karena dalam sebuah kata Yes itu tersimpan profit dan keuntungan lain yang sangat besar YANG SEHARUSNYA MENJADI MILIK KITA YANG KEMUDIAN HILANG HANYA DENGAN SATU KATA.
Sedangkan dengan kata “ No” itu tersimpan sebuah profit dan keuntungan yang besar  YANG MEMANG AKAN  MENJADI  MILIK  KITA , meskipun kita sebenarnya tidak enjoy dengan kata itu..

Rabu, 18 Januari 2012

MEMPROPORSIONALKAN FUNGSI DAN GENGSI

Jika ita ingin membeli sesuatu barang tentunya anda akan berfikiran tentang barang yang bagaimana yang akan anda beli, tentang berapa harga barang itu, tenantang dimana anada akan mendapatkan barang itu, tentang seberapa penting barang itu buat anda, tentang bagaimana keperluan anda tentang barang  tersebut dan lain-lain.
Sederet pertanyaan itu pula akan anda ajukan setiap ada daftar belanja dalam keluarga , dan itulah yang harus  kita lakukan untuk mengetahui tentang fungsi dan gengsi tentang barang tersebut.Memang bagi sebagian orang ,
kadang gengsinya lebih dominan daripada pertimbangan fungsi suatu barang atau manfaat suatu barang untuk dirinya sendiri.Nah kadangkala hal inilah yang tidak kita sadari bersama tentang apa-apa yang akan menjerumuskan kita kepada suatu kondisi kemiskinan.Saat kita belum mampu atau  belum saat nya membeli mobil,dan sebenarnya fungsinya hanya untuk antar jemput anak kita bersekolah .kemudian kita memaksakannya , ini akan sangat membahayakan tata ekonomi keluarga  kita.Demikian juga ketika pada suatu kondisi, anak kita memerlukan komputer untuk menunjang pendidikannya dan kita tidak segera membelikannya, ini pun juga salah.Karena memang secara fungsional pada zaman sekarang ini rata-rata anak seusia mereka sudah memerlukan komputer tersebut dalam menunjang pelajaran mereka disekolah sekaligus meningkatkan ketrampilan mereka.Akan tetapi ketika tingkat keperluannya hanya sebatas main game dan facebook saja , ya,,,sebaiknya kita memang harus menunda dulu keinginan mereka.
Tidak ada rumus yang pasti dalam memproporsionalkan antara gengsi dan fungsi ini, juga belum bisa kita buatkan template yang baku untuk membuat harmony antara fungsi dan gengsi ini  dalam kehidupan,Karena fungsi dan gengsi memanglah masalah penalaran dan rasa.Sepertihalnya keduanya, selalu berusaha untuk saling dominan dalam benak pikiran kita.Anda tentu telah merasakannya. Jika penalaran kita yang muncul terlebh dulu dan dominan, maka pertimbangan fungsi ini yang akan anda dapatkan . Akan tetapi ketika perasaan kita yang muncul terlebih dulu dan mendominasi,maka gengsilah  yang akan berbicara dikehidupan kita .
Sebagai seorang enterpreneur, hal ini adalah sebuah keputusan yang harus dijelaskan batasan-batasannya,kapan kita berbicara tentang fungsi dan kapan seharusnya kita menempatkan sebuah gengsi.Ketika anda memerlukan betul sebuah laptop keluaran terbaru untuk bisnis online anda, dan sangat butuh performance  yang lebih cepat untuk bisa segera menyelesaikan  situs kita, maka nggak akan layak jika kita tidak segera melakukannya.Akan tetapi ketika kita hanya perlu PC Jadul untuk menulis artikel tanpa koneksi internet, ya...kita memang nggak perlu beli yang baru,komputer lama khan masih support....???
Sifat orang yang selalu mementingkan fungsi, akan timbul sifat -sifat yang sederhana,baik ketika keuangannya longgar ataupun ketihange...rata-rata orang yang suksesnya abadi memang seperti ini. Sifat kesederhanaan yang menonjol dalam kehidupannya.
Sedangkan orang yang  didominasi oleh gengsi mereka , akan sellau berbicara tentang " life style" dan selalu berkeinginan untuk spending apa -apa yang dia pegang sekarang harus habis hari ini juga.Itulah kenapa orang-orang yang meiliki karakter seperti ini akan selalu " Ludes " diakhir cerita hidupnya.
Pernahkah anda bayangkan , bagaimana hebatnya sang Petunju Fenomenal Mikhael Abdul Aziz alias Mike Tyson? dia  berpenghasilan sangat besar dan sangat kaya diawal-awal,akan tetapi ketika sudah mencapai karir tertingginya dia berubah menjadi " manusia yang mendewakan gengsi ", dan kelanjutannya sudah bisa ditebak " hutang yang banyak" dan semua asset kita ludes, dimakan gengsi.
Mungkin ini renungan kecil unutkpara enterpreneur seperti saya, untuk selalu memperhatikan dua hal tersebut dan menempatkannya dalam sebuat aturan yang proporsional dalam management keuangan kita.


Kamis, 05 Januari 2012

"IT"S A PEN" , REFLEKSI KEBERANIAN MEMULAI.

Menying,mirip sekali dengan Edy Murphy
Anda mungkin bertanya-tanya , maksud Judul cerita saya ini , ini adalah sebuah cerita yang sangat menginspirasi buat saya , dan sampai sekarang tidak pernah saya lupakan sepanjang hidup ini. Benar- benar merubah banyak hal dalam kehidupan ini. Yang selama ini rasa minder sebagai anak orang yang tidak punya, dan rasa rendah diri sebagai orang  yang dibesarkan tanpa  dimanjakan fasilitas seperti teman-teman lain.Meskipun disisi lain sebenarnya kita selalu memiliki banyak potensi dan kelebihan dibandingkan dengan orang lain.Semua serba plus_minus......kawan...


Singkat cerita , tersebutlan seorang teman sekelasku, diSMA dulu, dia anak yang ( Maaf Agak OON) dan sangat tertinggal dalam semua bidang study, Nama sebutan keren nya  " Menying "
  seorang laki-laki tulen ,rambutnya ikal orangnya item kayak saya, pendek  tapi agak gemuk , terkenal paling nakal dan suka mbolos, rata-rata tiap minggunya masuk sekolah tiga kali saja hari Senin selalu terlambat, datangnya selalu setelah istirahat paruh waktu,,,hari Sabtu selalu pulang lebih awal,,, karena buru-buru pulang kampung...itulah sekilas tentang temanku yang  baik ini, Menying .. Pada saat itu kami semua berlibur ke Bali , dalam sebuah acara  Study banding di Sekolahan . Ya..kalau di Bali.... selalu bertemu dengan turis turis asing, kesempatan kita unutk mengasah diri berbicara dengan mereka . Sebagai pengalaman pertama , rasa deg-degan juga bertemu dengan native speaker seperti mereka, datang silih berganti, sementara kami agak ragu-ragu dan malu-malu , jangan -jangan apa yang diajarkan disekolahan kemarin nggak bener pengucapannya.jangan-jangan...??? dan seterusnya  Sekelompok teman  juga sama hal nya dengan perasaan saya , takut, ragu-ragu dan malu untuk memulainya. 
Pada waktu itu di Jimbaran , pukul 15.20 WITA ,kami belum berani memulai untuk bicara dengan Turis asing ,Bahkan kami berdiskusi lama, untuk  hal ini berputar-putar saling menunjuk siapa yang harus memulai terlebih dulu. Tiba-tiba datanglah si Menying temanku itu. "ada apa Din  ? dari tadi koq  muter-muter nggak karuan ,katanya mau speaking English ...?? " sapa dia
" Ini si  Damik dan Binti nggak mau memulai ,nilai Englisku khan hanya 9, sedang dia khan 9,2 , mestinya dia yang mulai lebih dulu " kata Shanty
" Ya mestinya Bodin yang mulai lebih dulu dia lebih pandai dari aku " Tukas Damik
" Hai...jangan banyak omong lah masak  mau speak English gitu aja , aku juga berani " kata Menying.
" Halllah....English mu lho nilainya Bodin min 5, masak berani tho ...?? sahut Shanty mengejek bercanda,
" Nich Lihat ...." jawab Menying menggelonthor meninggalkan kami ....menuju segerombolan turis.
Tiba -tiba dengan beraninya Menying menyapa seorang Turis, dan  dia mulai berbincang-bincang dengan mereka . Kami semuanya tercenganng dan kaget melihat hal itu, saking penasarannya kami semua bergerombol menghampirinya , anda penasaran apa yang dibicarakan dia dengan Turis-turis itu?Saya pun juga demikian.
" Hallo sir ... Good morning " Kata Menying menyapa ramah , aku terdiam ,padahal hari khan sudah hampir sore,
"Hallo ,,,Boy.... " sahut turis itu membalas keramahan Menying ...Aku nggak tahu dari mana asal tiga buah ballpoint yang dipegang Menying . Satu- persatu , ballpoint itu dikeluarkan dari sakunya  Menying
" It's a Pen ... Sir... , It's a pen....., and it's  a Pen ,....." tiba -tiba Menying menunjukkan tiga buah ballpoint kepada turis itu sambil diomongkan dan di eja ...... dengan Pede nya ...... 
 " Yes...Good...good....good....."jawab turis itu mengiyakan......
..............................??!!>???!?!?!#?@!$%##>@?@??@?!?!?!??????..............
Mungkin ini yang ada diotakkami semua pada saat itu , 
" Wes Din, wes takmulai, saiki genti kamu yang omong-omongan " kata dia kepadaku, kemudian dia langsung pergi meninggalkan kami semua, 
Sambil menahan tawa-tawa kecil  (ingat It's apen _ it's apen _ and It's apen ) kami semua tercengang heran dan kagum pada si Menying, yang selama ini kami anggap paling OON dikelas, dan suka nyontek aq kalau ada  Test ternyata dia memiliki sesuatu yang lebih hebat dari aku, dari kami semua ,yaitu :" KEBERANIAN UNTUK MEMULAI DAN BERTINDAK "takut dan minder kami langsung hilang sama sekali , dan kami langsung melanjutkan pembicaraan yang panjang lebar dengan Turis Jerman itu, sampai selepas Maghrib.
 Ya...kawan , sejago apapun kita , sehandal apapun anda , hidup ini adalah perbuatan  , bukan hanya wacana diotak dan bukan hanya file-file bertumpuk difikiran, tapi adalah karya nyata , tindakan yang riil.Itulah hidup.
Sebagaimana dilakukan  Teman ku yang Terhormat si Menying tadi, dia memang tidak bisa berbahasa English, dan dia hanya punya thema bahasan " It's a pen " saja , akan tetapi dia berani melakukan dan dia berani memulai, dan inilah sebenarnya mindset dari orang-orang yang sukses.Bukan seperti kami menunggu dulu, padahal kami lebih bisa, melihat dulu padahal kami lebih jago.... dan akhirnya kita hanya bisa sebagai " Follower " atau pengekor saja.Lantas apa gunanya semua yang kita punyai itu tanpa ditindaklanjuti....dan tidak kita mulai sekarang..???
Coba anda bayangkan betapa anda juga akan tertawa dengan peristiwa " It's apen " diatas, saya pun juga masih tertawa kecil jika ingat peristiwa di Jimbaran sore itu, dengan segala keterbatasan  Menying sudah berani memulai ,memulai bertindak dan mengajari kami semua untuk segera menyapa .
Peristiwa ini sangat menginspirasi  untuk hidup saya kawan, peristiwa ini sangat merubah mindset saya, sampai-sampai 16 tahun kita sudah nggak bertemu , akan tetapi peristiwa " It's a pen " itu sangat menyadarkan saya , bahwa hidup ini adalah perbuatan,  ( Menyitir bapak Sutrisno Bachir , Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional )....


Minggu, 01 Januari 2012

I SEEL IT BEFORE I BUILT IT….

ENTERPRENEUR


Catatan kecil entrepreneur bermodal cupet…..
Seorang entrepreneur , selalu terkait dalam siklus usaha  antara proses produksi dan proses pemasaran.Jika kita berfikir secara umum, kebanyakan dari kita adalah mendahulukan proses produksi, setelah itu baru menawar-nawarkan barang produksi kita kepada orang sekitar dan orang-orang terdekat kita. Itulah yang terjadi disekitar kita . Bisakah kita membalik proses ini sebagai langkah terobosan dalam entrepreneurship yang kita geluti ini. Jawabnya adalah bisa.Dan inilah yang kebanyakan dilakukan oleh orang-orang yang sukses dalam entrepreneurship, langkah lateral yang mungkin akan menginspirasi anda sebagai seorang entrepreneur.
Membangun sebuah bengkel produksi tentunya akan memakan biaya yang besar, mengeluarkan biaya yang banyak, kita mesti menyiapkan bahan baku, menyiapkan tempat usaha, mempersiapkan peralatan-peralatan , yang dalam skala kecil saja akan memakan puluhan juta rupiah untuk persiapan itu .KAtakan kita bikin usaha es lilin saja , kita memerlukan dana  jutaan untuk mempersiapkan  almari esnya, kompor, panic, timba ember, pembelian bahan baku  es lilin kita, plastic packing , termos-termos untuk mengecer ke kantin-kantin , memperbaiki tempat usaha ,dan sebagainya . Jika Proses produksi ini sudah selesai kita akan dihapkan langsung pada prosespemasaran  kesana-sini , beresiko ditolak , dan ada resiko yang lebih parah lagi , barang kita rusak dan basi. Belum juga ketemu pembeli kita sudah berhadapan dengan resiko yang dapat mematikan bisnis kita ,karena bisa saja kita akan kehabisan modal ketika profit penjualan  penjualan  kita belum bisa menutupi semua biaya operasional yang kita keluarkan tiap hari. Saya hanya akan mengajak anda untuk berfikir zig_zag dalam hal ini.Mari menjual sebelum membangun sebuah bengkel ( Baca :Pabrik skala kecil) produksi kita.
Bagaimana kalau kita menjual dulu sebelum membuatnya ..?? sehingga kita akan berhadapan minimal risk dalam usaha ini , Kita survey pasar dulu,kita tawari mereka dengan  barang dagangan kita , siapa tahu  beberapa  kantin sekolah belum ada yang mensuplay es lilin  seperti buatan kita .Jangan terobsesi besar dulu, bikin saja dengan almari es dirumah kita . Test rasa dan bikin contoh , cukup satu termos es untuk para panelist kita , yang nanti akan menjadi marketing kita,kantin-kantin sekolah .Ketika order sudah banyak dan kita analisa tentang factor biaya produksi harian dan biaya operasional harian kita sudahkah tertututpi dengan profit yangakan dihasilkan dengan jumlah order sekian itu ? kalau belum bisa tertutupi maka tugas anda adalah mencari lagi order, memperluas kembali  target market anda. Sederhana saja  , agar  dalam bisnis kita minim seminim-minimnya  resiko-resiko yang harus kita tanggung sebagai seorang entrepreneur.
Kata orang-orang ada beberapa buku-buku entrepreneur yang menitik beratkan  langkah seperti  menjual sebelum membangun , akan tetapi saya belum kuat membeli buku itu , akhirnya , marilah kita gunakan saja sumberdaya yang ada , yakni otak kita , kita akan lebih mudah memahami pemikiran kita sendiri   dan juga langsung mempraktekan dalam keseharian karena saya dengar buku ini adalah hasil terjemahan , sehingga saya yakin sangat –sangat sulit untuk mengaplikasikannya dengan keadaan kita sebenarnya saat ini.
 Banyak sekali diantara teman –teman on_line marketing yang juga melakukan hal yang sama dengan teory ini, bukan hanya satu dua orang saja hamper delapan puluh persen melakukannya , bahkan saya sebagai pelaku bisnis on_line marketing juga melakukan hal seperti itu,menjual sebelum membangun sebuah bengkel bisnis. Dan bahkan saya lebih parah lagi , memulai bisnis on_line marketing ini dengan “ Benar-benar Nol Rupiah “ karena pada waktu itu saya mendapatkan sebuah proyek untuk pemberdayaan petani dalam  tegnology informasi yang mengacu pada penggunaan internet sebagai media pemasaran, jadi benar-benar Nol Rupiah,bahkan saya mendapatkan modal selama beberapa bulan untuk  biaya akses internet saya. Saya buat sebuah toko on_line semampu saya , sebisa saya , dan sak rupa-rupane ( Bentuknya gue banget : bahasa Jawa) Lihat blog pertanian karya saya  :, UP FMA CAMPURDARATmasih setia saya up_date sampai sekarang , proyek ini berakhir dibulan Juli 2010 yang lalu…
Mari menjual sebelum membangun itu teory sederhana yang dilakukan oleh banyak orang yang sukses dalam berbisnis. Karena dengan menjual terlebih dulu , kita dapat meminimkan resiko yang akan kita tanggung dan akan kita hadapi sebagai pebisnis. Dan ini akan mengirit jutaan rupiah modal kita. Saya umpamakan untuk membangun bengkel marmer kecil saja,memerlukan biaya tidak kurang dari 10 Juta rupiah , angka yang cukup besar buat saya.
Akan tetapi dengan melakukan penjualan sebelum membangun bengkel ,saya hanya memerlukan  modal dari kantong saya  sekitar 100 ribuan saja untuk membeli beberapa buku terbitan MAXINDO COM ,langsung saya mempraktekkan , dan Alhamdulillah , sampai dengan hari ini banyak yang telah saya raih dalam satu tahun yang lalu, nggak muluk-muluk, ditahun 2010 saya bisa membeli sebuah sepeda motor bekas dengan kredit  ( Sudah bekas kredit lagi ) dan diakhir tahun  2011 saya sudah membayar lunas semuanya, Bulan Oktober akhir saya debt free alias bebas hutang , dulu saya siang malam bekerja secara on_line diwarnet ,karena saya tidak memiliki  computer sendiri, punya PC sich tapi sering ngadat… jadi saya terbebani biaya juga setelah proyek pertanian saya habis  tahun anggarannya …sekarang saya sudah punya  laptop yang cukup untuk bekerja secara off dan online …. .Bahkan hari ini saya merintis  untuk membangun bengkel sederhana untuk pembuatan prasasti marmer, biaya pembangunannya  dari profit yang saya dapatkan dari penjualan saya. Apa ini belum cukup menginspirasi anda… wahai kawan senasib … wahai teman-teman  bisnis bonek….???
Banyak sekali suka duka  dari rintisan bisnis kecil ini, berkali-kali blog saya diwordpress terkena suspend karena sering copy_paste artikel kawan-kawan master,  dan membuat lagi-bikin lagi, nglembur lagi dan lagi , kira-kira lebih dari 12 Blog saya yang kena Freze oleh Anthony Wordpress.Tapi saya terus melakukan penjualan –penjualan dan bekerja keras terus untuk mewujudkan impian saya ,Akhirnya di Bulan Desember saya beralih ke Blogspot , yang katanya lebih longgar TOS nya …agar nggak sering-sering terkena suspend, dan saya bertekad untuk menjadikannya sebagai blog original saya, meskipun tidak semua contentnya bebas copy _paste, yang jelas… kawan mulailah bekerja saat ini, akan tetapi mulailah dengan menjual kemudian baru kita membuat produksi… ini akan lebih meminimalisir  resiko bisnis yang kadang kala sering tidak tampak  dalam  analisa dan tidak perhitungkan  sebelumnya .
Selamat berkarya …
Terinspirasi Oleh :
Bussiness Rich Class
Bapak Hepy Trenggono,MKom
Owner United Balimuda
KETUM IIBF Pusat



MyFreeCopyright.com Registered & Protected

6 PERMASALAHAN YANG MENJADI PEMBUNUH BISNIS

Menjalankan sebuah bisnis, ternyata tak ubahnya seperti menjalan kan sebuah mobil, banyak hal yang harus kita pelajari,banyak hal yang harus kita ketahui, banyak hal yang harus dipahami, dan banyak hal yang harus kita lakukan untuk menjalankan mobil kita seaman dan senyaman mungkin. Kadangkala dijalan yang lapang dan lengang kita harus memacu kecepatan , ketika ada mobil lain didepan maka suatu saat kita harus menginjak pedal rem kita, ketika ada rambu dilarang parkir maka kita pun tidak boleh berhenti dan lain-lain. Sepertihalnya mengendarai sebuah mobil , kita harus membekali diri untuk mengetahui navigasi dan arah-arah tujuan , mengetahui rambu-rambu lalu lintas, mengetahui betul tentang cara membaca indicator-indikator di dashboard mobil kita  demikian seterusnya.
Sebuah survey di Amerika serikat menyebutkan bahwa  sebagian besar usaha dan bisnis yang dibangun akan dapat dikatakan eksis jika telah melampaui waktu sepuluh tahun . Akan tetapi kebanyakan dari  usaha dan bisnis yang didirikan  96 % nya gugur  dan tidak berkembang bahkan bangkrut  sebelum tahun yang kesepuluh , apa saja yang menjadi penyebab matinya bisnis yang didirikan tersebut  inilah uraian pembunuh 96 %  pebisnis  baru itu .
Lebih dari sepuluh kali saya gonta-ganti bidang bisnis  , dan adalah benar  6 hal ini sebagai rekaman pribadi  saya, bahwa saya gagal dalam berbisnis adalah  karena 6 hal tersebut . apakah anda juga  pernah mengalami hal yang sama …???
1.     OBSSESION OF THE PRODUCT
Dalam mengawali sebuah bisnis . kadangkala seorang entrepreneur banyak yang berorientasi tentang inovasi produk,barang   apa yang sekiranya belum ada dan belum pernah dirilis sebelumnya .Bisa jadi dia benar ,akan tetapi hal ini sebenarnya adalah sebuah killer terbesar ketika kita adalah seorang  pemula .Pernahkah anda ingat bagaimana seorang ilmuwan yang telah berhasil mencipatkan sebuah kendaraan yang berhan baku air…??? Sangat inovatif, tidak berbau, tidak ada polusi, ramah lingkungan , hemat biaya dan sebagainya , tapi pernahkan anda melihat jenis kendaraan ini dikota anda …?? Itu pertanyaan yang sederhana dari saya ..?? tidak pernah sama sekali . Kenapa …??ini lah yang diterjemahkan sebagai sebuah obsesi kita dalam sebuah produk. Bisa jadi ini adalah ide yang bagus, bisa jadi ini adalah ide yang brilian dan genius,akan tetapi bagi seorang interpreneur ,rumusan ide bagus hanyalah “ Ide yang dapat menghasilkan uang karena dapat diterima oleh pasar “ bukan ide-ide indah dan genius seperti halnya mobil berbahan air tadi ,yang dalam kenyataan sehari-hari tidak bisa diterima oleh pasar ,Klik Juga contoh-contoh lain di bidang marmer ….disini…!!!

2.     SPEED KILLER
Kecepatan dalam peningkatan skala . Ada sebuah pengalaman yang menarik ketika saya mengawali bisnis on_line marketing ini , ketika saya mengawalinya dengan nilai modal “ Zero Rupiah “ tanpa modal sama sekali, order yang saya terima pertama kali adalah sebuah papan nama segitiga  yang duduk dimeja , dengan jumlah satu biji saja , pesanan ini datang dari Madiun, jalan Jatiagung No23 , Dan kemudian meningkat menjadi dua, tiga, empat dan semakin besar dan semakin besar jumlahnya dan alhamdulillah ditahun 2011ini kami telah mengerjakan lebih dari 1500 biji prasasti PNPM ,dari 750 biji prasasti PNPM yang saya targetkan Belum lagi pesanan Kijingan dan makam Marmer, produk wastafel dan bath_up juga produk-produk lainnya .Saya sangat bersyukur dengan adanya Rahmad,Taufik dan Hidayah dan Pertolongan Tuhan saat itu. Jika saja pesanan diawal-awal itu langsung dalam jumlah 100 biji saja , maka dapat saya pastikan usaha ini tidak akan pernah berlanjut hingga sekarang. Kenapa..?? karena saya saat itu memang tidak punya modal sama sekali, dan tanggungan hutang saya masih teramat banyak . Itulah kira –kira terjemahan dari speed. Jika bisnis kita masih dalam category bayi, dan kita masih dalam  level beginner , maka jangan coba-coba untuk mempercepat dengan langkah-langkah instan untuk memperbesar skala usaha kita.
Speed is Killer is specially for the beginner, itu pesan Bapak Heppy Trenggono,MKom, Owner United Balimuda ,KETUM Pusat IIBF ,orang yang sangat menginspirasi perjuangan bisnis kecil saya ini.Ini juga banyak berlaku untuk bisnis –bisnis saya sebelumnya , yang  telah gugur  sebelum genap berusia dua tahun. Kala itu saya tergiur untuk berbisnis “ Ikan Louhan” saat terjadi trend saat itu.  Awalnya saya mendatangkan ikan louhan dari Surabaya , dalam jumlah yang kecil, kadang 10_15 ekorikan seukuran korek api. Ketika sudah banyak peminat, saya memperbesar  belanja saya dalam jumlah ratusan ekor, dalam bulan ketujuh- kedelapan , bisnis ini sudah macet dan ikan-ikan yang saya datangkan ini tidak laku lagi. Kenapa..?? karena ternyata ikan louhan ini bisa diproduksi secara massal, dalam sekejap saja bisa di lakukan bredding dalam jumlah ribuan oleh peternak ikan hias Tulungagung,inilah yang terjadi.Dalam catatan saya , saya rugi sekitar 8 juta diakhir matinya bisnis ini.Jumlah yang sangat besar bagi ukuran saya ,Saya seorang beginner dalam ikan hias,dan saya tidak melihat sebelumnya tentang apa dan bagaimana prospek ini bisa berkelanjutan dan saya tidak bisa memandang tentang teory produk massal dalam bisnis perikanan ini.
3.     TECHNICAL SUCCSES
Banyak orang akan menjadi pro-kontra dengan penyebab yang ketiga ini, tapi sebagai entrepreneur saya membenarkan 95% dari teory  Bapak Heppy Trenggono ini .Technical success, yakni Kalau Kita adalah orang yang sangat pandai dalam membuat masakan,maka jangan sekali-kali nyoba buka restaurant.Kalau anda sangat jago dalam bidang IT, jangan coba-coba mendirikan usaha dibidang ini, Mengapa demikian ..?? karena kadang banyak diantara kita yang sangat asyik dan saking keasyikannya ,kita justru melupakan bisnis kita tersebut. Bagaimana jika kita buka sebuah restaurant dan mengelolanya dengan baik sedangkan kita begitu sibuk didapur,, profit dicetak di restaurant bukan didapur.Kapan waktu kita untuk melayani tamu , kapan waktu kita membenahi administrasi keuangan kita …kapan waktu kita membuat perencanaan kedepan dan lain-lain…
Bisniss skill dan technical success adalah dua hal yang berbeda, bisa saja anda tidak paham tentang pertanian akan tetapi bisa meraih sukses dibidang agrobisnis.Atau bisa saja anda tidak paham dalam bidang kerajinan marmer dan cara mengolahnya akan tetapi anda sukses dibisnis ini.
4.     IRRATIONAL  ABSOUBERENT
Terhanyut dalam pemikiran yang tidak rasional,inilah yang menjadi pembunuh bisnis kita yang kelima.Pada tahun 2001_ tahun 2008 pengusaha marmer Tulungagung mencapai masa booming usaha, kiriman dalam dan luar negeri melimpah ruah, truk-_truk container datang silih berganti masuk kedaerah kami, iklim usaha saat itu memang seperti disyurga, demikian pula saya saat itu,juga turut merasakannya.Saat itu saya masih menjabat sebagai manager disebuah Koperasi serba Usaha didaerah kami.
Ada titik masalah yang ingin saya ungkapkan  sebagai analisa sejarah marmer Tulungagung, yakni “ factor Irrational Absouberent” dikala itu terjadi, dengan munculnya dana-dana instant yang berkeliaran  ratusan milyard rupiah masuk sebagai investasi jangka pendek .untuk menutupi biaya operasional harian  ,para pengusaha marmer kala itu melakukan “ bridging”  dalam bentuk tukar giro, dengan bunga  sekitar 5_7,5 % perbulan, sangat menggiurkan. Akan tetapi ketika pasar mulai surut dan pasar semakin sempit, sementara itu dana-dana yang terlepas  sebagai hutang jangka pendek itu tetap digulirkan, yach yang terjadi selanjutnya adalah kemacetan dana-dana instan itu.Karena beban bunga yang sedemikian besar, dan juga iklim usaha semakin surut sehingga tidak bisa menutup beban bunga tersebut.Akhirnya para pengusaha-pengusaha ternama saat itu menutupi bunga mereka dengan hutang lagi dan hutang lagi, sehingga hutang-hutang mereka menjadi 3_4 kali lipat dalam waktu setahun saja.Dan ketika mereka melakukan cut_off untuk hutang-hutang mereka , maka perekonomian di daerah kami bergejolak sangat keras dan kolaps  terjadi disana-sini, banyak sekali yang terhempas dan bangkrut dalam usaha mereka.Karena sebagian besar dari pemain Yang memberi pinjaman adalah juga pengusaha marmer, saya masih ingat betul dalam catatan saya ada 24 nama pengusaha  menengah dan besar yang melarikan diri, dan beberapa lembaga keuangan diTulungagung jebol bermilyard-milyard Rupiah .Termasuk para pengusaha yang meminjamkan dananya untuk kegiatan “ Pinjam_meminjam dana instant “ ini.
Jika suatu prospek bisnis menawarkan keuntungan yang tidak wajar didalamnya maka sebaiknya kita menjauhinya.Tak ayal karena suatu ketika nanti hal ini justru akan menjadi hal yang banyak menguras keuangan usaha kita.Dan kita bakal banyak kehilangan uang didalamnya.Pada saat itu saya juga terkena irrasional absouberent ini sebesar Rp 126 juta,mungkin kecil buat oranglain akan tetapi adalah jumlah yang sangat fantastis dalam kehidupan saya.
5.     LEG OFF SECOND IDEA
Terobsesi dengan keberhasilan masa lalu, untuk diduplikasi di kemudian hari.  Itulah kurang lebih inti dari penyebab kelima ini . Jadi jika anda pernah merasa berhasil dengan suatu bidang dimasa lalu , belum tentu hal itu akan menjadikan anda sebagai orang sukses ketika anda menjalani bidang yang sama dimasa mendatang .Karena zaman telah berubah , dan bisa jadi perubahan itu terjadi sedemikian cepatnya , sehingga akan membuat kita kelabakan ketika perkembangan zaman ini menjadikan bisnis kita menjadi tewas.
Pada tahun 2008 , di Tulungagung dilaksanakan PILKADES bersama  hampir di 200 desa, pada saat itu , saya melirik ada peluang untuk berbisnis banner  dalam ukuran yang besar untuk gambar para calon Kepala Desa , saya mendatangkan banner ini dari Malang lewat seorang teman saya. Harga saat itu dari Teman sekitar 40 ribu rupiah permeter, dan akhirnya saya keliling kesana kemari untuk mencari order pembuatan banner ukuran besar ini untuk para calon kepala Desa, Alhamdulillah, pada saat itu saya bisa memperoleh keuntungan lebih dari 7,5 juta rupiah dalam waktu sekitar satu bulan saja. Saya berfikir kala itu, bagaimana jika  bisnis ini saya terapkan di PEMILU tahun depan …tentu hasilnya akan berlimpah –limpah karena calonnya lebih banyak , dan lokasinya  tidak terlalu lebar, cukup konsentrasi di dua Daerah Pemilihan saja.Ini angan –angan saya untuk tahun 2009, saat Pemilu kelak digelar.Apa yang terjadi….?? Ketika saya sudah terlebih dahulu pasang iklan sana-sini, bikin banner sana-sini ternyata  hayalan saya tentang hasil dimasa PILKADES sama sekali tidak terwujud di masa PEMILU,  ternyata mesin plotter pembuat banner ini sudah masuk diTulungagung, dan mereka menjualnya dengan harga yang sangat murah, yaitu  25 ribu permeter,wal hasil saya khan cuman blantik dan tidak memproduksi sendiri, Caleg-caleg  yang kala itu sudah menjalin komunikasi dengan saya beralih ke produsen langsung ,  sampai dengan akhir PEMILU saya menghasilkan  “ NOL METER ORDER” alias zonk…
6.     RUN OUT OFF CASH
Kehilangan Kendali terhadap cash,kehabisan dana cash atau kita tidak punya cukup dana cash untuk oprasional kita . Sebagai pelaku usaha kecil saya pernah mengalami hal yang sangat menyakitkan dalam hati saya.Ketika itu saya menjalani  usaha penyediaan solar untuk para penggergaji batu marmer di daerah saya. Dengan modal yang sangat sedikit saya mencoba merintis usaha ini namun akhirnya banyak sekali dana saya yang hilang karena saya kehilangan kendali terhadap cash saya .Saya terlalu lunak terhadap para pengrajin hingga ketika perputaran modal ini macet maka akhirnya mereka dengan diam-diam beralih ke suplayer lain dan menghentikan  kontrak dengan saya secara sepihak.Bahkan mereka dengan hanya bisa membayar cicilan solar kiriman saya waktu itu. Run Out Off Cash, untuk operasional kita selalu memerlukan dana untuk kelangsungan hidup usaha kita , Ketika kita terlalu lunak tentang batas tempo pembayaran , maka kita akan mengalami kesulitan keuangan  untuk membayar biaya operasional yang lain , seperti transport dan tenaga kerja. Karena semakin kita lunak tentang jatuh tempo, maka kita akan memerlukan cash yang lebih besar lagi-lebih besar lagi dan lebih besar lagi , yang terjadi selanjutnya adalah kita nggak kuat mengikuti permainan mereka sehingga kita akan kelimpungan dan akhirnya wafat juga bisnis kita tersebut.
Jaga benar cash anda, sediakan selalu suspensi cash dalam bentuk tabungan yang aman, maksudnya aman adalah tidak dipergunakan untuk selain  tujuan bisnis ini. Bisa saja kita memiliki profit yang besar  karena  penjualan kita  semakin hari semakin meningkat, akan tetapi kalau profit tersebut hanya dalam bentuk catatan piutang maka kita akan kelimpungan ketika tertagih oleh biaya oprasional yang lainnya, misalnya untuk tenaga kerja.Orang yang bekerja kita tidak bisa dibayar dengan catatan piutang, orang yang bekerja pada kita butuh dana cash dan tidak bisa dibayar dengan profit yang masih berbentuk piutang .Ketika kita hilang kendali terhadap kesediaan dana cash , maka bisnis kita akan menjadi mesin masalah buat diri kita sendiri.
Mari berbagi, mari berdiskusi, tentang hal ihwal, apa-apa yang terjadi dalam bisnis kecil-kecilan kita ini.Nggak perlu malu dengan diri kita sendiri, karena yakinkan diri anda bahwa anda bisa sukses seperti mereka , dengan bantuan dan pertolongan besar dari Tuhan . InsyaAllah .
Disadur dan disarikan dari :
Bussiness Rich Class
Bapak Hepy Trenggono,MKom
Owner United Balimuda
KETUM IIBF Pusat



MyFreeCopyright.com Registered & Protected

CARA BERFIKIR LATERAL, SEBUAH KONSEP INOVASI

WIRAUSAHA
WIRAUSAHA


Berfikir lateral di terjemahkan sebagai  cara berfikir yang  zig-zag ,  membuat sebuah pemikiran yang berbeda dengan cara berfikir orang awam, mencoba berfikir tanpa pembatas-pembatas dan mencoba melahirkan sebuah ide baru dengan pola pikir yang berbeda dari pemikiran umum.
Ambil saja sebuah contoh berfikir lateral  tentang sebuah inovasi dalam sebuah bisnis restaurant,bedakan konsep berfikir umum dan konsep berfikir lateral dibawah ini:
Konsep berfikir umum pada sebuah bisnis restaurant :
a.      Restaurant biasanya adalah menyediakan berbagai macam menu pilihan untuk  pengunjung.
b.      Restaurant biasanya menyediakan piring dan gelas untuk penyajian  menu mereka .
c.       Restaurant biasanya menyediakan   tempat duduk di dalamnya, semisal meja dan kursi.
d.      Restaurant biasanya  sendok dan garpu,kadang kala pisau kecil , komplit untuk  menikmati menu yang dihidangkan .
e.      Restaurant biasanya hanya menyediakan menu untuk manusia saja .
f.        Restaurant biasanya memiliki sebuah gedung tertutup  dan  mebelernya  berkumpul dalam sebuah tempat, dan kita menikmati secara bersama-sama menu yang ada dalam sebuah ruangan tersebut .
g.       Restaurant biasanya memiliki pelayan-pelayan yang siap melayani apa –apa yang kita pesan.

OK sekarang saya ajak anda befikir  secara lateral , mencoba melahirkan sebuah konsep pemikiaran baru , dan menghilangkan kata-kata “ Biasanya “

a.      Bagaimana kalau kita bangun sebuah restaurant yang hanya menyediakan satu menu special saja ? dan bukan  bermacam-macam, sehingga kita bisa lebih efisien dalam persediaan  makanan , dan kita bisa dengan secara teliti dan  analisis yang “ special” untuk membuat resep ini. Fokus kita terhadap sebuah menu akan menghasilkan  kekuatan yang luar biasa  dalam sebuah pembangunan Brand image …?
b.      Bagaimana kalau restaurant kita hanya menyediakan daun jati dan daun pisang saja untuk wadah penyajiannya , dan kita bikin gelas- gelas marmer untuk mempercantik penampilan minuman yang kita sajikan , cukup inovatif bukan ? Ya,… tentunya gelas marmernya bisa pesan ke Bintang Antik Sejahtera …dong….
c.       Bagaimana kalau konsep meja kursi ini dibuat senatural mungkin , bukan kursi mebeler umum, akan tetapi memakai meja- kursi  dari mebeler dari bahan batuan,bisa dilihat contoh-contohnya disini.. sangat ekslusive , tampil beda dan mewah . Bisa pesan kekita tentunya … ( promosi Lagi…)
d.      Bagaimana kalau konsep sendok dan garpu ini diganti dengan tangan kososng aja, sehingga kita hanya menyediakan baskom untuk mencuci tangan saja , saya sarankan yang ini juga pake bahan marmer, agar terjadi sebuah layanan thematic, yakni restaurant uniq dengan ornament marmer… ha..ha…ha….( promosi Lagi…)
e.      Bagaimana kalau restaurant kita juga menyediakan menu makanan untuk hewan piaraan yang dibawa pengunjung kita ..?? menjadi sebuah konsep yang menarik khan…??
f.        Bagaimana kalau restaurant kita hanya menyediakan konsep ruangan terbuka, hanya berbentuk gazebo  yang terbuat dari kayu berbentuk pampang … dengan  jumlah gazebo yang banyak sehingga dalam sebuah rombongan hanya berkumpul disebuah gazebo saja dan tidak bercampur dengan pengunjung yang lain, karena mungkin saat makan direstaurant ini mereka juga ingin sebuah privasi atau sedang berlobi-lobi, sehingga membutuhkan kerahasiaan tertentu ..??
g.      Bagaimana kalau restaurant kita  tidak menyediakan  pelayan-pelayan , sehingga apa yang pengunjung inginkan  bisa mengambil sendiri-sendiri dalam sebuah tatanan menu,efisiensi tenaga kerja , dan juga member keleluasaan bagi pengunjung untuk menambah atau mengurangi porsi sesuai dengan ukuran makan mereka secara pribadi.

Sudahkah anda bisa menyimpulkan bagaimana restaurant yang kita inginkan dengan mempergunakan konsep berfikir lateral ini …?? Atau minimal anda sudah menemukan sebuah konsep tersendiri untuk diaplikasikan kedalam bisnis anda ..?? untuk Fashion , untuk mebeler, untuk toko buku kita, untuk gerai Seluller kita dan lain-lain,
Silahkan  berfikir seluas-luasnya , silahkan gali inovasi-inovasi dan berfikir tanpa ada batasan-batasan yang membelenggu pikiran anda , dengan  demikian maka anda akan menemukan  banyak ide-ide baru , banyak konsep -konsep luar biasa yang akan anda  lahirkan dan banyak sekali  discovery –discovery yang anda ciptakn. Bukankan  cara berfikir lateral ini selalu dilakukan oleh para penoreh sejarah didunia ini…

1.      Manusia biasa tidak bisa terbang  adalah landasan berfikir biasa, ketika manusia berfikir lateral maka kita akan berfikir bagaimana orang bisa terbang .
2.      Manusia maksimal kuat berada didalam air selama 10 menit, record dunia hanya selama 12 koma sekian detik, maka manusia akan berfikir bagaimana cara kita bisa berlama-lama didalam air.
3.      Manusia biasa tidak bisa pergi kebulan ,makanya mereka berfikir bagaimanacaranya pergi kebulan.

Dari 3 contoh diatas, maka akan muncul ide-ide dengan berfikir lateral bagaimana caranya untuk:  saya menggaris bawahi dan mencetak tebal  kata bagaimana  karena erat kaitannya antara berfikir lateral ini dengan cara berfikir yang memiliki pola bagaimana, orang yang maju selalu berfikir dengan pola “ Bagaimana caranya,Nach penggabungan pola berfikir  lateral dan cara berfikir pola bagaimanaini akan menjadikan anda sesorang yang memiliki originalitas dan tentunya akan menjadikan anda seseorang yang besar dengan ide-ide besar serta penemuan-penemuan yang besar pula.Selamat mencoba menerapkan dalam bisnis anda masing-masing.

INGAT JANGAN PERNAH MEMBATASI PEMIKIRAN ANDA SENDIRI, DENGAN MEMBELENGGU OTAK KITA DALAM KOTAK PENJARA PEMIKIRAN BIASA, SEANDAINYA ANDA TETAP LAKUKAN HAL TERSEBUT MAKA KITAPUN AKAN TETAP MENJADI MANUSIA YANG BIASA-BIASA SAJA  DAN TETAP HIDUP SEPERTI BIASA SAJA.


MyFreeCopyright.com Registered & Protected

SEBUAH KESADARAN UNTUK MEMBANGUN KEKAYAAN

MANAGEMENT ENTERPRENEUR


Setiap manusia memiliki keinginan untuk menjadi kaya, akan tetapi banyak sekali diantara kita yang tidak tahu tentang bagaimana cara mebangun sebuah jesadaran untuk menjadi orang kaya, Ada sebuah  rumus yang wajib dipegang dalamkonsep ini, jika kita tidak dengan sadar membangun  kekayaan maka yang terjadi sebenarnya adalah kita sedang tidak sadar  membangun sebuah kemiskinan. Itulah yang terjadi.Maka dari itu sebuah kesadaran untuk membangun sebuah kesadaran adalah fondasai  utama dalamkonsep membangun sebuah kekayaan.Konsep dalam awareness untuk membangun sebuah kekayaan , terdiri dari :
1.       SIMPLICITY   ( KESEDERHANAAN )
Langkah awal dalam konsep membangun kekayaan ini adalah kesederhaanaan , kesederhanaan ini  dikandung maksud menyederhanakan segala sesuatu yang berkaitan dengan pengeluaran –pengeluaran dan biaya-biaya yang kita keluarkan , baik itu dalam hal kebutuhan keluarga maupun kebutuhan-kebutuhan yang berkaitan dengan bisnis kita. Konsep ini didasari dari teory fungsi dan gengsi.Jika seseorang dapat memilih dan memilih antara konsep fungsi dan gengsi , tentunya akan semakin mudah kita menumbuhkan kesadaran untuk membangun kekayaan .Kita ambil sebuah contoh saja :
Kebutuhan berbisnis on-line  kita  adalah sebuah computer , jika kita berbicara  tentang fungsi dan gengsi, maka kita akan mempertimbangkan banyak hal tentang kebutuhan yang riil dari sebuah computer  keperluan kita dalam bebrbisnis ini. Jika kita memasuki sebuah took computer maka kita akan  dapati varian –varian produk computer yang beraneka ragam dan bervariasi harganya. Dari yang harga  1,5 Juta sampai dengan 15 juta rupiah ..jika berfikir tentang fungsi ,maka kita akan mencatat bahwa computer yangkita perlukan adalah dengan spesifikasi demikian dan demikian , jika kita membeli sebuah computer untuk kebutuhan sebuah kantor , maka  harga yang standart layak dipakai mungkin adalah kisaran 4 _ 5 Juta saja, akan tetapi  jika kita membeli sebuah computer dengan didasari dengan gengsi maka  tidak menutup kemungkinan kita akan mebeli sebuah computer yang berharga 15 juta. Ini lah terjemahan dari sebuah fungsi dan gengsi .
Seperti halnya kita membutuhkan sebuah kendaraan   untuk keperluan menjemput anak kita disekolah , jika kita berfikir tentang fungsi , maka kita hanya memerlukan sebuah speda motor seharga 12 juta saja untuk antar –jemput anak kesayangan kita, akan tetapi ketika kita bicara tentang gengsi ketika kita bertemu dengan wali murid yang lain , maka tidak menutup kemungkinan kita mengeluarkan uang ratusan juta untuk membeli kendaraan yang lain yang berorientasi gengsi, mobil mewah misalnya,dengan dua gambaran terjemahan  diatas, kesederhanaan sebuah pengeluaran akan menekankan pada sebuah fungsi kebutuhan kita , dan bukan pada gengsi atas sebuah pengeluaran
2.       MENINGKATKAN IN COME
Jelas, jika kita ingin kaya maka kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan income Krena tanpa meningkatkan in come maka yang terjadi hanyalah sebuah hayalan kekayaan saja. Bekerja lebih keras, berusaha lebih cerdas, berusaha lebih efektif, berusaha lebih efisien, diferensial usaha , dan berusaha untuk mencari tambahan penghasilan yang lain. Mungkin itulah cara-cara meningkatkan income kita.
3.       PENINGKATAN IN SAVING
Konsep ketiga adalah peningkatan pada saving atau tabungan kita. Karena kita memerlukan banyak uang unutuk menjadikan diri kita sebagai pribadi yang  bisa bertahan dalam keadaan yang sulit, tabungan berfungsi sebagai  suspense dalam kehidupan kita.Karena  jalan sebuah kehidupan tidak selamanya lapang dan lengang, karena jalan kehiudpan ini tidak selamanya melewati jalan hot-mix ,akan tetapi kehidupan ini kadangkalamenemui jalan yang terjal dan juga mac_adam dan berlubang. In Saving berfungsi sebagai suspense ketika kita menemui kesulitan-kesulitan yang memerlukan dana.
Bisakah anda membayangkan bagaimna kegundahan dan kebingungan kita saat kita perlu membeli sebuah sebuah sparepart kendaraan kita, akan tetapi pada saat itu kita tidak memiliki uang sama sekali ?? padahal pada saat itu kita memerlukannya dalam waktu itu juga karena kejar target pengiriman?? Saat kita memerlukan suspense kebutuhan dana seperti ini maka  akan lebih mudah kiranya  kalau kita memiliki cukup dana dalam tabungan kita.
Dalam sebuah tata keuangan keluarga ,tabungan ini bukan hanya pada bentuk sebuah rekening  atau penyimpanan cash saja. Akan tetapi bisa jadi dalam bentuk arisan, asal bukan arisan yang berteknik   Pyo, yakni teknik memberikan sejumlah kompensasi kepada peserta lain untuk mendahulukan giliran tarikan  arisan kita .KArena yang terjadi dalam arisan jenis Pyo ini memiliki kesamaan dengan “bridging “ dan ketika kita mengkalkulasi kompensasi ini , biasanya harga yang harus kita bayar lebih besar  daripada bunga-bunga di bank.Maka  arisan seperti ini sewajarnya kalau kita hindari,meskipun kita mengikuti arisan jenis ini bertujuan tidak untuks ditarik diawal-awal, arisan ini memiliki sebuah “high risk potencial “
Saya teringat pesan master tata keuangan Indonesia , Bapak Safir Senduk, “ tidakpenting berapa besar penghasilan anda saat ini, yang terpenting adalah seberapa besar yang mampu anda tabung saat ini”  sebuah konsep yang terpenting dalam mengelola  keuangan kita, baik secara pribadi, keluarga, atau keuangan dalam bisnis kita .
4.       PENINGKATAN DALAM INVESTASI
Bagaimana Perbedaan antara Bisnis dan Investasi ? Bisnis adalah usaha yang kita ada didalamnya dan kita menjalankannya,sedangkan investasi adalah peluang usaha yang kita masuki dikemudian hari. Investasi adalah berorientasi pada pengembangan pada bisnis-bisnis  yang lain, ketika ada sebuah peluang dan kita mengambil kesempatan ini maka itulah sebuah investasi yang kita masuki.Peningkatan dalam investasi pada akhirnya adalah untuk meningkatkan pendapatan atau income kita secara leverage atau orang biasa menyebut sebagai pasiveincome, dimana kita akan memperoleh penghasilan secara terus menerus  ,dimana kita tidak perlu untuk melakukan sesuatu didalamnya.Investasi yang biasa dilakukan antaralain: membuat kost-kostan,menyewakan ruko dan toko-toko,membuat sarang wallet dan sebagainya.
Nah empat konsep diatas harus  selalu kita pahami dan kita jalankan dalam sebuah keinginan untuk membangun sebuah kekayaan, baik itu kekayaan sebuah pribadi,kekayaan sebuah bisnis ataupun kekayaan sebuah Negara, dalam konteks berbangsa dan bernegara . Jika kita tidak dengan sadar membangun  kekayaan maka yang terjadi sebenarnya adalah kita sedang tidak sadar  membangun sebuah kemiskinan.
Disarikan dari:  Rich Class IIBF,
Bpk Heppy Trenggono,M Kom
United Balimuda,KETUM IIBF Pusat.


MyFreeCopyright.com Registered & Protected

3 JENIS PROBLEM DALAM AWAL BERBISNIS

             Diawal awal kita membangun sebuah bisnis , tentunya banyak hal-hal yang tidak kita lihat sebelumnya, sehingga dari hal-hal tersebut maka terciptalah riak-riak problem  dalam bisnis kita . Kadangkala diantara kita tidak menyadari bahwa problem –problem yang terjadi tersebut sebenarnya adalah sebuah  kejadian yang normal dalam sebuah awal berbisnis,konsentrasidan focus kita untuk menganalisa pemecahan masalah adalah  kunci utama  dalam menghadapi problem bisnis kita.
Sebagaimana pertumbuhan seorang anak manusia, pertama dilahirkan , kemudian bayi akan tumbuh menjadi anak-anak kecil,  beranjak remaja, dewasa …. Dan seterusnya mati . Demikian juga dengan bisnis kita, saat kita dirikan , akan belajar diawal-awal sebagai beginner, belajar dalam keremajaan dengan sedikit pengalaman-pengalaman,dan proses kedewasaan dan profesionalitas.
Sebagai gambaran awal ;  ketika  seorang bayi terbangun dimalam hari, adalah sebuah normal problem ,  seharusnya kita menanganinya dengan mengajaknya bercanda, mengelus elus, menyanyikan nina bobo dan kegiatan yang membuatnya nyaman sehingga bisa tertidur lagi.Bukannya ditangani dengan memberinya obat tidur, kemudian disiang hari kita langsung melatih mereka untuk berlari. Akan berakibat fatal pada bayi kita tentunya.
Dari gambaran diatas, penyikapan kita dalam memilih pemecahan masalah adalah sangat menentukan bagi kelangsungan bisnis kita. Jangan sampai terjadi sebuah normal problem akan meningkat levelnya menjadi live threatening ketika kita salah manangani sebuah kasus permasalahan .

1.     Normal problem
           Yang dimaksud dengan normal problem adalah : masalah –masalah yang  selalu muncul diawal-awal berbisnis,  apapun bisnis anda dan apapun bidang bisnis anda maka problem-problem ini akan selalu muncul . Dan dipastikan akan muncul sebagai proses pembelajaran awal kita dalam menjalankan bisnis kita .Ada beberapa hal yang termasuk dalam normal problem antaralain:
a.   Masalah Cashflow, biasanya diawal-awal kita berbisnis adakalanya kesulitan tentang cash, karena dalam menganalisa kebutuhan dana sebuah bisnis akan banyak muncul hal-hal yang tidak kita lihat dan kenali sebelumnya, sejeli apapun kita , sedetail apapun planning anggaran  kita , akan selalu kita  temui hal-hal baru diluar rencana semula. Seperti halnya , ketika kita mengusung  bahan baku  marmer ke tempat penggerjajian A, dengan biaya transport Rp 100.000,- dan ketika kita menjumpai tempat penggergajian Marmer Tuan A , ini sedang penuh , maka kita perlu untuk memindahkan bahan baku marmer kita ke tempat tuan B, ada pengeluaran tak terduga dikasus ini.Ketika anggaran bisnis kita hanya pas-pasan maka kita akan kelimpungan menghadapi biaya tak terduga ini.Tapi ingat permasalahan cashflow ini adalah hal yang wajar dan normal, harus kita tangani dengan normal pula, minta tenggang pembayaran  pada suplayer misalnya, bukannya pinjem pada renternir yang bunganya mencekik,hingga kita akan menemuimasalah baru yang lebih besar dikemudian hari.

b.      Masalah Kesiapan layanan Konsumen ,  ketika kita menawarkan sebuah produk , acapkalai kita mendapatkan masalah tentang layanan konsumen , apalagi kita sebagai beginner dalam suatu bidang tertentu . Layanan konsumen ini , sangat menentukan tingkat kepuasan mereka dengan produk kita, Sebuah produk yang bagus , dengan sebuah layanan yang jelek , akan menjadikan bisnis kita di cacat oleh konsumen , Penyelesaian problem ini adalah dengan  mengajak komunikasi konsumen kita,menanyakan apa yang mereka inginkan , bagaimana seharusnya kita melayani mereka dan  apa-apa  yang menjadi kritikan dan saran mereka  untuk membangun kerjasama lebih lanjut dikemudian hari .
Banyak saya alami ketika diawal-awal saya menjalani bisnis  on_line marketing ini, misalnya yang terparah adalah ketika saya berusaha untuk menjajaki pasar Kalimantan , dimana saya  benar-benar Blank  daerah ini,  nggak tahu bagaimana jalur pengirimannya, ketika jalur sudah ketemu,kita kirim ke Surabaya, Apesnya HP saya hilang , saya mesti kembali lagi ke Tulungagung untuk mencari nomer baru di Galery Indosat dan Gerai TELKOMSEL untuk mendapatkan kontak mereka kembali.tentunya hal ini akan mengulur –ulur jadwal keberangkatan dan ketersediaan waktu lainnya.Oleh karena dikesempatan kali ini saya juga minta maaf untuk teman-teman Berau KALTIM  atas ketidaknyamanan dan kebodohan saya dalam bisnis ini, memang seharusnya saya banyak belajar tentang jalur-jalur pengiriman keseluruh Nusantara.
Demikian juga ketika mengirim barang secara massal dalam sebuah kabupaten , bagaimana cara pendistribusiannya, jika kita berkeliling seluruh kabupaten dalam sebuah pengiriman , maka kita memerlukan waktu rata-rata 2_ 3 hari Benar-benar sangat melelahkan dan menguras tenaga. Bukankah hal ini tidak pernah kita meghayalkan sebelumnya?
Pembelajaran tentang Layanan konsumen, selalu akan muncul dalam setiap jenis bisnis apapun , dan ini adalah merupakan sebuah problem yang normal dari seorang beginner dalam sebuah bisnis.Boleh jadi saya seorang yang sudah berpengalaman dibidang marmer dan onix, akan tetapi ketika saya masuk kejalur on_line marketing,maka saya harus banyak banyak belajar untuk meningkatkan profesionalitas saya sebagai seorang internet marketer.

c.   Kesiapan tata  management dan administrasi , sebuah planning yang detail sekalipun pasti pernah menemuinya,  boleh saja kita menyiapkan detail dari kebutuhan pembukuan dalam bisnis kita,pas dijalankan secara nyata , kita pasti memerlukan catatan-catatan lain untuk menunjang kelancaran alur bisnis  dan profesionalitas kita .
 Misalnya , saya dulu tidak pernah memikirkan bagaimana caranya saya  mengingat berapa banyak bahan baku  marmer yang saya kirim ke Tukang B, dan bagaimana caranya saya tahu bahwa yang dikerjakan Tukang B ini benar-benar memakai bahan baku  marmer yang berasal dari saya.Maka saya memerlukan catatan inventory bahan baku marmer di  masing-masing tukang saya .Ada yang mau nambahkan …??? Tentang Normal problem ini …???
2.     Abnormal problem
           Sebagian besar UMKM kayak kami , masih adanya keterikatan antara keuangan bisnis dan keuangan pribadi,belum ada pemisahan yang jelas antara yang diperuntukan bisnis dan keperluan pribadi.Contoh abnormal problem misalnya adalah penggunaan keuangan hasil profit dari usaha kita ini untuk keperluan pribadi itu.Semisal untuk membayar  hutang kita diluar  hutang dagang ,Ketika kita harus mengeluarkan dana kesehatan keluarga , ketika kita harus mengeluarkan dana untuk Buwuh atau Mbecek ( Tradisi menyumbang kepada sanak family atau rekanan yang punya  hajatan ) yang kadangkala datang bertubi-tubi di bulan-bulan tertentu . Analisa masalah tersebut dengan benar,  selanjutnya kita dapat menentukan langkah apa yang akan ambil untuk menyikapi abnormal problem ini.Karena kadangkala penanganan yang salah  dalam setiap problem justru bisa  mengancam kelangsungan bisnis kita .Perilaku bijak dalam menangani setiap permasalahan yang muncul dan mengambil langkah pemecahan yang win-win solution adalah mutlak kita perlukan .Nggak mungkin kita tidak menghadiri semua hajatan sanak family atau teman-teman kita  hanya karena kita sedang tidak punya “ free cash “ untuk anggaran ini . Akan memperburuk hubungan sosial kita dengan kawan-kawan dan sanak family  tentunya .
Ada yang mau nambahkan …??? Tentang Abnormal problem ini …???

3.     Live threatening
          Diartikan sebagai problem yang dapat mengancam kehidupan bisnis kita . misalnya kita kekurangan cash dalam jumlah yang besar .Tagihan Hutang dagang   yang terakumulasi dalam jumlah besar, kejadian kejadian yang bersifat force major dan lain-lain .Apapun permasalahan yang dapat mengancam kehidupan dan kelangsungan bisnis kita ini dikategorykan dalam live threatening.
Misalnya dalam sebuah kejadian force major,pabrik kita kebanjiran dan banyak asset kita yang hilang terbawa arus air, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah melengkapi asset yang hilang tadi  agar pabrik kita bisa beroperasi lagi, mungkin dengan cara menjual asset yang lain , selanjutnya mengambil langkah memperkecil skala usaha,Jika kita tidak melakukan hal tersebut bisa jadi kita hanya akan termangu saja dan tidak berbuat apa-apa untuk menyelamatkan bisnis kita tersebut .

Sebagai penutup dari sebuah analisa problem bisnis kita, adalah kebijakan kita dalam menangani sebuah masalah, kecermatan kita dalam menangani masalah, sehingga suatu masalah tidak akan melebar kesana kemari atau masalah ini tidak meningkat levelnya, Normal problem  yang kita tangani dengan salah misalnya , bisa jadi meningkat level menjadi sebuah live threatening bagi bisnis.Sebagai contoh , jika ada kekurangan cashflow sedikit dalam memulai bisnis, kemudian kita mencari pinjaman dari seorang renternir untuk menutupi kekurangan tersebut, bisa jadi dalam satu tahun saja hutang kita akan meningkat tiga kali lipat,dan jika kita tidak segera melunasinya maka bukan tidak mungkin dalam waktu lima tahun saja bisnis kita sudah bangkrut. Untuk melengkapi business skill kita ,jangan lupa sesekali membaca buku dan referensi tentang “ Problem soving “…
Sukses selalu untuk entrepreneur Indonesia…………..
MyFreeCopyright.com Registered & Protected