PRASASTI MARMER-PRASASTI PNPM

Rabu, 07 Maret 2012

PATUNG MARMER : MACAN KARANG

SUDAH LAMA HAL INI SAYA NANTI-NANTIKAN BUAT NEMBAK KEYWORD PATUNG MARMER,BEBERAPA MINGGU BERMAIN SEO DI KATA INI, ALHAMDULILLAH AKHIRNYA KESAMPAIAN JUGA,NONGOL DIHALAMAN PERTAMA MESKIPUN NGGAK JADI YANG NOMER WAHID.TOLONG GAN CHEK DI TKP MUNGKIN TERGESER KALI....: "PATUNG MARMER" BEBERAPA WAKTU LALU AKU SUDAH MULAI MERAMBAH KE BIDANG PRODUK LAIN , SELAIN DARI PRASASTI MARMER YANG MEMANG MENJADI PRIMADONA USAHA KAMI.BEBERAPA WASTAFEL MARMER TELAH TERILIS DAN TERKIRIM KE BALI DAN YOGAYAKARTA ,DEMIKIAN JUGA DUA BUAH MAKAM MARMER YANG DIPESAN OLEH SEBUAH KELUARGA DI LAMONGAN,DEKAT DENGAN RUMAHNYA MASTER BOOM AMROZI,YARHAMUKALLOH.

MACAN KARANG SAAT FINISHING
Sebuah perjuangan yang telah lama saya harapakan ,nongol dengan keyword patung marmer,terhapus sudah rasa penasaranku kali ini,Sebagai awal dari keinginan memasarkan patung marmer yang banyak di produksi oleh masyarakat Tulungagung.Patung marmer merupakan salah satu komoditas andalan,dibuat dengan cita rasa seni yang tinggi, dengan mempertimbangkan anatomi bentuk suatu obyek,pembuatan patung marmer juga mempertimbangkan seni ketersediaan bahan.Lihatlah kawan dengan bangga saya mempersembahkan sebuah karya kecil  yang baru selesai dibuat,dan difinishing,langsung saja aku lelang dengan harga pembukaan  lima juta Rupiah saja ....Hanya Rp 5.000.000,- sebagai pembuka harga.

PATUNG MARMER MACAN KARANG
PATUNG MARMER MACAN KARANG ,
sebuah ekspresi dari seekor harimau yang tertatih tatih ketika dia baru saja terperosok kedalam jurang,mencoba bangkit dalam keterpurukan dengan sisa-sisa tenaga yang dimilikinya.Filosofi ini mirip sekali dengan keadaan saya secara pribadi, yang baru saja bangkit dari keterpurukan ekonomi yang menjungkalkan sisi-sisi perekonomian keluargaku. Alhamdulillah sekarang sudah mulai bangkit kembali, bagaikan seekor macan yang tertatih merangkak diantara karang-karang yang mengelilingi.Siap kembali bertarung ditengah rimba belantara bisnis ,yang kadang menguras tenaga dan fikiran,bahkan diri kita secara finansial.Memang Bisnis itu sangatlah kejam kawan,bahkan lebih kejam daripada seorang ibu tiri, jika kita  tidak sadar dalam membangun sebuah bisnis sebagai cara untuk membuat diri kita menjadi kaya, maka bersiaplah ..keadaan sebenarnya adalah bisnis sedang membuat anda menjadi lebih miskin lagi. Jadikanlah  bisnis sebagai mesin uang anda dengan sesadar-sadarnya dan penuh kendali,jika kita kehilangan kendali akan managemnt bisnis, maka bersiap-siaplah saja bisnis kita akan menjadi mesin masalah buat kehidupan kita...
SANG  SENIMAN,JUGA INGIN NAMPANG
Sebuah tawaran pertama muncul,dari seorang kolektor dari Kediri,Maaf Off the record, Jarak dua jam setelah barang ini saya up-load ke FB saya,hem,,sebuah tanggapan yang sangat sensasional dan nggak nyangka-nyangka,namun tawarannya masih belum nyampek di biaya operasional,namun nggak papa dech,yang penting sudah ada yang nanggapi kawan,ini sebuah titik positif yang perlu disyukuri.Meskipun belum terjadi deal.
Bagi anda para Kolektor...Barang ini limited edition,karena untuk mencari bahan yang sesuai dengan anatomi MACAN Berada ditengah Jurang Karang ini pun nggak selalu tersedian dialam,butuh beberapa bulan saya mencari bahan yang sesuai dengan anatomi patung yang sesuai dan sreegg... dihatiku...Tetapi saya ini adalah seorang bisnisman,dan bukan kolektor,meskipun PATUNG MARMER  MACAN KARANG  ini mirip banget themanya dengan kisah kehidupan saya,dengan senang hati saya tetap melelangnya buat anda..semuanya,hayyo sahabat blogger yang kenal dengan kolektor silahkan ikutan melelangkan barang ini ,Komisi bisa diatur....ha..ha..ha..ha..
Terimakasih semoga pagi ini menjadi hari yang Indah buat kawan semua dan pastikan lebih baik dari hari kemarin.Sukses selalu...

SPESIFIKASI BARANG:
          BAHAN MARMER BESOLE TROTOL TRENYEP
          UKURAN TINGGI= 197 CM
          PANJANG =140 CM
          LEBAR=150 CM
          BERAT PERKIRAAN = 540 KG

SUDAH LAKU - HARGA Rp 7,4 JUTA...+ONGKIR
BIDDER DARI KEDIRI  
DITUTUP :Tanggal 15 Mei 2012-


JIKA ANDA MENGINGINKAN YANG MIRIP- SEJENIS  DENGAN INI INDENT DUA BULAN DITUNGGU ORDERNYA ....!!!

Sangat Eksotik jika dipasang dipertamanan,untuk penambah aksen ornament taman outdoor,juga unutk taman Indoor,Dari designnya memungkinkan untuk ditaruh dalam ruangan,misalnya diruang tamu atau ruangan sebuah kantor.


Minggu, 04 Maret 2012

MENGENAL RAGAM CASHFLOW


Disarikan dari Audiobook :  Indonesia Islamic Bussines Forum ( IIBF)
Materi  disampaikan oleh Bapak Heppy Trenggono,MKom ,Director United Balimuda
The Most inspiring person in my live


Sebagaimana kita belajar dulu kita telah mengenal apa yang dimaksud dengan cashflow,secara harfiah diartikan sebagai aliran dana cash kita, akan tetapi yang  ingin saya share kali ini agak sedikit lain,Yang kita kenal dulu hanyalah merupakan Cashflow projection , atau  proyeksi cashflow kita kedepan, dimana dengan cashflow ini kita mencoba meramalkan apa yang terjadi dengan posisi cash kita disaat-saat tertentu,misalnya dua bulan kedepan,quartal depan, semester depan dan seterusnya.Macam dan ragam cashflow itu sendiri jarang kita dengarkan ceritanya,bahkan saya katakan inilah yang sebenarnya sangat essential untuk kita ketahui dan kita pahami sebagai seorang entrepreneur pengendali sebuah bisnis.
Menurut Bapak Heppy Trenggono,M Kom, cashflow kita itu terdiri dari tiga Jenis:

                1.Operating cashflow ( OCF )
Diartikan sebagai dana cash yang kita miliki dimana peruntukannya adalah untuk menyediakan dana cadangan operasional untuk usaha ini. Misalnya dana cash untuk biaya listrik, air, telephone, internet, dan juga cash yang kita terima dari operasional  usaha kita misalnya pembayaran pembelian, transfer dana pembelian, atau dengan kata lain merupakan pendapatan atau uang yang masuk dari hasil oprasional bisnis kita.Dikatakan Debet jika ada dana cash yang masuk,misalnya hasil penjualan . Dikatakan kredit jika kita melakukan pengeluaran,misalnya  bayar membayar pembelian bahan baku,telephone,bayar akses internet dansebagainya.
                2. Investing cashflow  ( ICF )
Diartikan sebagai dana cash yang kita miliki, yang berkaitan dengan investasi kita , baik didalam maupun diluar usaha kita, Misalnya kita berinvestasi dengan membeli barang inventaris berupa tanah, menjual inventaris , dan sebagainya.Dikatakan  Debet bila ada dana cash yang masuk, misalnya kita menjual inventaris tanah , dikatakan kredit jika kita membeli inventaris mesin , demikian seterusnya.
                3.Financing Cashflow  ( FCF )
Diartikan sebagai dana cash yang kita peroleh dengan cara menghutang,Hutang pada pemegang saham ,hutang pada bank, hutang pada renternir berhutang sama mertua ( Hemm.... kebiasaan Bodin Lingga )  dan lain-lain. Ketika  hutang kita bertambah maka akan dikatakan FCF kita Debet karena ada uang yang masuk.Jika kita melakukan pembayaran hutang maka dikatakan cash dalam posisi kredit.
                Dalam berusaha  dan berbisnis yang paling penting dan paling utama adalah pengendalian kita terhadap Operating Cashflow kita.Sebesar apapun perusahaan kita, sebesar apapun sells kita, sebesar apapun profit kita, tanpa adanya operating cashflow ini berarti kita berada dalam sebuah trouble, sebuah masalah besar sedang menghantui kita.Bisakah anda bayangkan ketika akhir bulan karyawan kita  mengantri untuk menerima gaji kemudian kita akan membayar mereka dengan catatan Sells kita atau catatan profit kita…?? Tentu mereka akan menolak,karena mereka nggak bakalan bisa dibayar dengan cara seperti itu,kitra harus membayar mereka dengan uang cash, ini pentingnya sebuah operating cash yang terkendali dengan baik.
Saat Cashflow Aman & Terkendali
                Diawal-awal kita memulai berbisnis,biasanya kita sering terjebak dalam situasi Run out Off cash, dimana kita tidak bisa mengendalikan pengeluaran-pengeluaran yang insidentil yang sangat kita butuhkan.Hal ini menyebabkan kita kelimpungan kesana kemari untuk menutupi kebutuhan operasional ini.Ini adalah sebuah kondisi yang sangat wajar, akan tetapi kita harus tetap bisa mengontrol  operating cashflow ini dengan baik, semisal minta perpanjangan term off payment pada suplayer atau menunda pembelian sebuah inventaris yang diperlukan minggu depan.
  Keberhasilan kita mengendalikan operating cash ini akan menentukan pula keberhasilan bisnis kita secara menyeluruh.Seberapapun asset perusahaan kita tanpa adanya dukungan operating cash ini hanya ada dua macam hal yang bisa menyelamatkan anda: kalau nggak jual asset ya berhutang…. Selanjutnya bisnis anda semakin menjadi sebuah pabrik masalah diotak kita,bukan sebagai pabrik pencetak uang. Demikian juga keadaannya ,meskipun saat ini sells kita meningkat pesat dan kita bisa mengcreate profit yang banyak, akan tetapi kita dalam keadaan kosong dicash,maka yang terjadi adalah masalah juga… Ingat…….Cash bisa hidup tanpa profit,  akan tetapi profit nggak bakalan hidup  tanpa cash…itu rumusannnya.Bayangkan saja jika saat ini anda nggak punya profit karena prasasti PNPM sudah mulai sepi untuk tahun anggaran 2011, tetapi kalau saldo dibank masih lumayan banyak, Jalan-jalan dengan keluarga pun OKe lah.,..picnic …Ayo… akan tetapi jika anda dalam posisi memiliki profit besar akan tetapi anda nggak pegang cash …apa yang terjadi…??  Panggil saja Bang Miing ama Bang Paijo.. buat ngutangin kita lagi…Kapan debt freenya….?????!!!!!     .
Sebagai penutup, untuk menjaga kelangsungan bisnis ini, maka kita harus bisa mengendalikan cashflow kita ,terutama yang berkaitan dengan operating cashflow ini.Untuk itu jangan lupa membuat saving,menabung adalah sebagai  salah satu antisipasi dan juga sebagai suspensi  ketika kita menemui masa-masa sulit dimana profit yang kita dapatkan hanya kecil, dengan menabung ini pula  kita ggak bakalan patah dijalan ketika menemui jalan yang berlubang dalam….dalam berbisnis..
Benar pesan Bapak Ibu guru kita di Taman Kanak-Kanak dulu,
Jadilah orang yang baik hati,tidak sombong dan Suka menabung…
….Oh  ketemu dech sekarang…..

FINANCIALLY INCOMPETENCE, PENYEBAB KEGAGALAN SEBUAH BISNIS PRIBADI



Hemm,,mantab buanget judul posting kita kali ini.Yakni tentang  Pengendalian cashflow dalam  perusahaan kita.Sebuah survey di Amerika Serikat menyatakan bahwa  74 persen penyebab kegagalan seseorang dalam berbisnis adalah Financially incompetence, alias tidak memiliki kompetensi terhadap pengendalian finanasial,alias  tidak memiliki ketrampilan pengendalian keuangan,alias nggak bisa menata keuangan alias  tidak memiliki kendali diri dalam mengelola keuangan,baik secara pribadi atau dalam kapasitasnya sebagai entrepreneur.

Kompetensi dalam hal financial  secara dasar ada beberapa ha antaralain: Kita mampu dan fluent dalam berbahasa bisnis , seperti  Istilah-istilah dalam berbisnis mengenal dan memahaminya secara factual, selanjutnya mengerti tentang indicator-indikator dalam bisnis meskipun kita bukan seorang accounting ,akan tetapi melengkapi ketrampilan jenis inipun dikit-dikitlah harus mampu…
Dalam ilmu bisnis kita mengenal istilah Inventory,Break event Point , ada Istilah Cashflow, ada istilah Drop payment , ada istilah Term Off Payment ,ada istilah negosiasi, ada istilah Stock, ada istilah Balanced ,ada Istilah Profit and Loss ,  Hemmm …buanyak sekali sebagaimana kita mendapatkan materi di Kuliahan dulu.. Ingat kawan…istilah-istilah ini bukan hanya untuk dihafal,bukan cukup dimengerti saja, bukan cukup  di fahami doank.Akan tetapi kita harus fluently dengan istilah –istilah tersebut, dan mengerti secara factual, kita sedang dalam posisi dimana.Jangan terjadi kesalahan misalnya ketika kita sedang bernegosiasi, kita berbicara tentang inventory kita yang menumpuk banyak, waahh…bisa-bisa customer kita minta harga yang murah karena mengingat hukum Supplay and Demand di rumus Ekonomi dasar.Kita juga harus paham bener  saat ini perusahaan kita sedang dalam posisi  bagaimana …jangan sampai ketika kita sedang   tidak mencapai target market kita beli inventaris baru…Pemahaman dan bagaimana menyikapi keadaan,itulah pentingnya sebuah bahasa bisnis.
Dalam Bisnis juga dicipatakan banyak indicator-indikator, sebagaimana di  cockpit sebuat pesawat, atau dasahboard mobil atau lebih sederhana lagi di dashboard stang sepeda motor kita. Ada indicator speed atau kecepatan, ada indicator fuel, ada indicator distance,itu saja yang sederhana.Dari membaca indicator itu kita bisa menentukan hal apa yang harus kita lakukan saat ini.Ketika indicator fuel kita sedang mencapai titik Empty, maka yang harus kita lakukan adalah jalan pelan-pelan masuk ke SPBU, keluarkan dompet penuhi tangki motormu lantas bayar  premiumnya.Jangan dipaksakan berjalan kalau tujuan kita masih jauh,anda nanti akan menemukan hal yang sangat menyakitkan ..seperti: mendorong motor karena kehabisan BBM …sampai berkilo-kilo meter Hem…capek khan, Demikian juga dalam berbisnis, ketika indicator Cash flow kita sangat besar dirumah,ya  jangan ambil resiko ditaruh didompet terus,,segera bawa kebank untuk setor kesana,jangan-jangan ada tuyul lewat ..lantas ngambil uang anda ha..ha..ha..ha.. Guyon ..moro temen..
Inilah financial Competence, sebuah seni berbisnis  yang harus benar-benar dipraktekkan dan bukan hanya sebagai  pengetahuan saja.Apa yang telah kita pahami memang selayaknya diamalkan.Kalau nggak dimalkan tentu akan kualat dengan ilmu kita.Selamat menganalisa bagaimana kondisi bisnis anda, sedikit banyak buat indicator bisnis kita agar kita nggak salah dalam melangkah.Ya..minimal pembukuan sederhana  model stafel atau skontro ,buat catatan bisnis.Jangan sampai dana dibank sudah habis kita memaksa mendatangkan inventaris mobil baru…ha..ha..ha… Ngutang meneh…kredit…lagi…Capek….kapan debt freenya…??? Ha..ha..ha…