PRASASTI MARMER-PRASASTI PNPM: Artikel PNPM
Tampilkan postingan dengan label Artikel PNPM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel PNPM. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Juni 2012

INFO DAN BERITA KEGIATAN PNPM MANDIRI PERDESAAN KECAMATAN KARANGAWEN KABUPATEN DEMAK


PRASASTI MARMER PNPM _Memasuki Tahun anggaran 2012,Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Karangawen Kabupaten  Demak telah ,pada bulan Mei 2012 telah memasuki Pelaksanaan  pencairan dana tahap kedua,dimana kegiatan yang dilaksanakan adalah meliputi kegiatan pembangunan saran-dan prasarana masyarakat,Kegiatan penyediaan sarana prasarana Kesehatan berupa Posyandu dan Sarana Pendidikan berupa pembangunan gedung TK.
prasasti karangawen demak
Kegiatan Pembangunan Sarpras PNPM Karangawen Demak
Selain dari kegiatan pembangunan sarana prasarana, PNPM di Kecamatan Karangawen  secara rutin menggulirkan kegiatan Simpan –pinjam Untuk Kelompok Perempuan .Tentu saja sasaran utamanya adalah kelompok ekonomi menengah kebawah yang produktif. Kegiatan SPP ini sangat dirasakan manfaatnya bagi perkembangan perekonomian masyarakat di Wilayah Kecamatan Karangawen ,dan dampak tersebut memang betul-betul nyata dirasakan oleh kelompok SPP yang berkembang disana. Sampai dengan Tahun 2012 ini tidak kurang dari 200 Kelompok SPP yang dikembangkan disana sebagai salah satu program Unggulan Di Kecamatan Karangawen Demak Jawatengah ini.

Senin, 26 Maret 2012

TIPS MENULIS ARTIKEL -BERITA-INFO PNPM

Tip Menulis Artikel PNPM
ARTIKEL PNPM - Terinspirasi dari posisi Blog-blog PNPM teman-teman Pelaku Yang ada diSeluruh Nusantara,lumayan banyak yang tidak terindeks diGoogle dan masih banyak yang tidak bisa di searching kecuali dengan panggilan URL Lengkap.Memang sebagai pelaku PNPM sebagaimana saya dulu,sangat disibukkan dengan banyaknya kegiatan,padatnya jadwal dan juga luasnya wilayah kerja,sehingga teman-teman Pelaku PNPM banyak sekali yang kedodoran dalam mengupdate informasinya.Sebagai teman  baik,bolehkan saya berbagi sedikit tips dan trik penulisan artikel PNPM  untuk kalian  sahabatku diNusantara..??
       Beberapa kelemahan  yang telah saya analisa dari sekitar 100 blogs PNPM yang menjadi koleksi link kami,tercatat sekitar 30 persen yang up-date,minimal satu bulan sekali.Banyak yang berkonten sedikit dan hampir-hampir tidak tersentuh setelah mereka bikin blog atau situs.Wajar sekali karena beliau-beliau memang super sibuk.
Tips solusinya antaralain :

a.Dikecamatan ada laporan Bulanan oleh FK atau FT juga UPK, Nah ini adalah berita terup-date, silahkan dicopy-paste dan langsung posting ke Blog anda.
b. Ada juga laporan PJOK,yang mungkin bisa menjadi tambahan laporan kegiatan yang  terkait dengan laporan beliau kepada SKPD yang ada didaerah anda.
c.Tiap desa memiliki TPK,dan merekapun punya banyak file-file laporan, ini adalah sumber berita yang sangat potensial.
d.Kalau runtut kepada TUPOKSI, up-date blogs ini juga merupakan kewajiban KPMD lho..kenapa demikian,karena tugas mereka adalah memberikan penerangan dan keterangan secukupnya mengenai perkembangan kegiatan PNPM didesanya masing-masing lho...ha...ha..ha.. tambah tugas dech...KPMD
( ingat fungsi pokok KPMD adalah sebagai Fasilitator Desa)

Untuk teman-teman yang Blog atau situsnya sudah  terindek diGoogle dengan baik, khususnya yang telah memiliki custom domain: dot Com atau dot Org,karena  memang untuk penentuan Keyword ini memang bisa distel di Meta tag,meta keyword dsb agar template menjadi SEO Friendly  ,tentunya ini merupakan tugas  web designernya,jadi kita nggak bakal kesulitan dan tinggal pesan saja keyword yang kita tuju dan menjadi target kita.Dari analitic yang telah saya lakukan, keyword yang Most populer didalam pencarian situs atau blog PNPM antaralain Keyword : PNPM,PNPM MPD.BERITA PNPM,ARTIKEL PNPM,INFO PNPM,KEGIATAN PNPM,DAN PELATIHAN PNPM,LOGGO PNPM ,SATKER PNPM,muncul juga baru-baru ini RBM PNPM.Nah bagaimana cara agar Blogs kita terindeks...??
Tipsnya antaralain :
1.Masukkan keyword target anda,dalam judul artikel,nggak perlu sungkan atau risih dengan pembaca,dengan judul kita. Misalnya:
 Judul asli:  PNPM KABUPATEN  TAKALAR BERBAGI AWARD UNTUK PELAKU TERBAIK
TIPs Penulisan :  
BERITA PNPM_ PNPM  KABUPATEN TAKALAR BERBAGI AWARD PELAKU TERBAIK

2. Dibagian diskripsi awal  artikel anda masukkan lagi keyword target anda,kalau anda menginginkan double hits ( pukulan ganda) tapi anda juga bisa memasukkan beberapa keyword sekaligus ( diantara Most wanted keyword ) yang sering dicari orang dari Search Engine Google diatas.Misalnya memasukan keyword kegiatan PNPM,atau info terbaru PNPM dan sebagainya. Contoh perhatikan Tulisan ARTIKEL PNPM yang berwarna biru diatas ...tepat dibawah Judul sebagai keyword diskripsi awal.

3.Pemerataan keyword,dengan kepadatan sekitar 0,5-10 persen dari total artikel yang ditulis,letakan dengan sebaran diawal,ditengah,dan diakhir artikel.anda bisa mengkombinasikan beberapa keyword diatas untuk memperoleh hasil yang menakjubkan ketika jumlah posting anda diatas 100 artikel.

3.Cari tips tentang penggantian Meta Tag Silahkan searching diGoogle...atau konsulatasikan dengan master yang baik hati dan suka menolong.dilink sahabat saya banyak para master,yang InsyaAllah mereka mau membantu anda untuk menggantikan HTML  template anda.....

4.Tulislah artikel sepanjang 650 kata sampai dengan 900 kata, ini adalah rate tertinggi  dari sebuah tulisan yang sangat disenangi oleh Google.Jadi kalau menulis berita atau kegiatan ya jangan terlalu pendek atau terlalu panjang.Kalau kepanjangan justru akan ada nilai Poor diSEO anda.

5.Lakukan link Building juga.meskipun hari ini Mbah Google fokus dengan " Contents Farm" namun demikian sampai sekarang kekuatan Link Building ini masih belum terpatahkan dan belum terbukti lemah di Saerch Engine Result Page atau sering disebut dengan SERP.

6.Lakukan Ping atau Addurl, sebanyak 10 kali saja di Googleaddurl untuk artikel baru anda( InsyaAlllah untuk Blog PNPM dilakukan 10kali masih aman-aman saja,hentikan kalau ada peringatan dari Google )

7.Up date terus artikel anda secara berkala,mingguan,dua mingguan atau bulanan,hal ini akan berpengaruh kepada pencarian langganan fanatik diblogs anda.

8.Lakukan pembenahan didiskripsi awal  dibawah judul dengan menambahkan keyword tersebut ke artikel anda,jangan merubah Judul sangat berbahaya untuk SERP anda.

.OK selamat mencoba,tips sederhana ini,lain kali kita sambung lagi...berbagi TIPS dan Trik menulis artikel-berita dan Info PNPM



Sabtu, 10 Maret 2012

PNPM TAKALAR BERBAGI AWARD UNTUK PARA PELAKU TERBAIK

BERITA PNPM-INFO PNPM  terbaru dari PNPM Kabupaten Takalar, membagikan penghargaan kepada para pelaku PNPM terbaiknya ditahun anggaran 2011ini,Dari seluruh komponen pelaku PNPM Sekabupaten dipilih yang terbaik tentunya,dengan harapan akan menajdi teladan bagi para pelaku yang lain.Kami melihat ini adalah sebuah apresiasi yang besar buat para pelaku,apalagi pelaku ditingkat desa,seperti KPMD dan TPK,OC dan mungkin juga sampai dengan kelompok SPP yang terbaik,mengingat mereka semuanya nggak dapat gaji alias sukarela ,dan hanya berpegang teguh pada sumpah janji mereka dalam  "bangga membangun desa" Selamat berjuang kawan ,do'a ku selalu menyertaimu.Semoga dengan penghargaan ini semua pelaku akan selalu memberikan yang terbaik demi pembangunan Kabupaten Takalar seutuhnya.

APRESIASI UNTUK PARA PELAKU PNPM TERBAIK
Bertempat di kantor BPMD Kab. Takalar pada tanggal 27 Februari 2012 telah diserahkan penghargaan bagi pelaku terbaik untuk tahun Anggaran 2011 untuk Katagori BKAD, BP-UPK, PL, UPK, FK, FT, KPMD, TPK dan PJOK serta pengelola terbaik.
Dalam sambutannya Kepala BPMD Kab. Takalar Drs. Nawir Majjaga, M.Si menyatakan agar pelaku terbaik masing-masing katagori dapat menjadi motivasi agar dalam pelaksanaan kegiatan PNPM mendatang dapat berbuat, berkreasi serta berinovasi sehingga pelaksanaan PNPM semakin baik dan berkualitas. Disisi lain penghargaan bagi pelaku ini ke depan masih perlu penyempurnaan lebih baik lagi sehingga lebih tranparan dan akuntabel.


Adapun penghargaan tersebut diserahkan oleh Ka. BPMD Kab. Takalar Bapak Drs. Nawir Majjaga, M.Si untuk pelaku BP-UPK (Kec. Sanrobone, Kec. Pattalassang, Kec. Mangarabombang), PL (Kec. Polut, Kec. Pattalassang, Kec. Mappakasunggu) dan TPK (Kel. Kalabirang, Desa Lengkese, Desa Aengtowa), KPMD (Desa Tamalate, Kel. Takalar, Desa Manongkoki) dan untuk katagori FK terbaik diberikan oleh Faskab Ir. Suryadarma diberikan kepada (Drs. Haeruddin, Drs. Syafaruddin, Chandra, ST) dan untuk katagori FT terbaik diberikan oleh FasTKab Ir, Agung Wijayanto kepada (Zaenal,ST, A. Jaya, ST , Nurmultazam, ST, MT) dan katagori UPK terbaik diberikan oleh FasKeu Rahmatiah, SE kepada (Kec. Sanrobone, Kec. Pattalassang, Kec. Galesong Utara). dan untuk katagori PJOK terbaik diberikan oleh Bapak Jhooche Hasanuddin, S.Sos PJOKab. Takalar kepada (PJOK Pattalassang, PJOK Galesong, PJOK Sanrobone dan PJOK Polongbangkeng Utara) dan penghargaan untuk katagori BKAD terbaik diberikan oleh Drs, Nurdin Tulla, M.Si ketua Pokja RBM Takalar kepada (Kec. Sanrobone, Kec. Galesong Utara , Kec. Galesong Selatan) dan untuk katagori pengeloka terbaik jatuh pada Kec. Sanrobone, Kec. Pattalassang dan Kec. Polongbangkeng Utara.

Kamis, 26 Januari 2012

ARTI LAMBANG PNPM MANDIRI PERDESAAN

BERITA PNPM-INFO PNPM

Entah  sudah berapa Ribu biji Loggo PNPM yang telah kami buat ditengah tengah My Product  Prasasti Marmer, Loggo daun bertumpuk tiga  yang selama ini kami gambar disamping Kiri Prasasti ini ternyata ,memiliki arti dan makna yang sangat luas dan memiliki sebuah cita-cita luhur  dalam sebuah program besar negara ini. Dan anehnya saya baru tahu tentang arti Loggo ini setelah sekitar Tujuh tahun memproduksi barang yang menjadi simbol kegiatan sarana-prasarana dalam program PNPM. Bahkan setelah saya resign dari Ketua UPK Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung dan menekuni menggambar terus loggo-loggo PNPM ini di prasasti marmer. Mungkin beberapa kali ikut dalam  Pelatihan UPK  aku pass nggak dengerkan tentor ya...???
Oh..Bukan ternyata dalam Pelatihan ini bukan merupakan materi Pokok, he...he...he...Arti lambang yang selama ini ngasih banyak rejeki keluarga dan team kerja saya....dibawah ini akan saya uraikan dengan singkat dan jelas, jika tertarik silahkan tinggalkan komentar anda ...thks...
Pengertian Logo PNPM Mandiri Perdesaan


LOGGO PNPM MPd 
Logo PNPM Mandiri menggambarkan simbol bunga yang sedang mekar yang merepresentasikan tingkat kemajuan masyarakat. Bunga ini terdiri dari tiga buah kelopak yang diartikan sebagai tiga tahapan proses pemberdayaan yaitu tahap pembelajaran, kemandirian dan keberlanjutan.

Penggunaan warna pada logo PNPM Mandiri mengandung arti sebagai berikut :
  1. Biru laut (Cyan:68, Magenta:15) melambangkan pelayanan publik
  2. Hijau daun (Cyan:45, Yellow:75) melambangkan kesejahteraan, dan
  3. Orange keemasan (Cyan:5, Magenta:56, Yellow:83) melambangkan kemuliaan
Secara keseluruhan warna-warna pada logo mengandung arti bahwa dengan pelayanan publik yang baik akan tercipta kesejahteraan yang pada akhirnya menuju kepada kemuliaan (melalui peningkatan harkat, martabat, dan derajat manusia).

Tulisan PNPM Mandiri juga mengandung arti bahwa program ini dirancang secara nasional sebagai upaya pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian.

Logo PNPM Mandiri dapat digunakan oleh berbagai pihak yang melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dan sejalan dengan PNPM Mandiri.

Kamis, 05 Januari 2012

36 UPK PNPM-MP Ikuti Pelatihan UPK Baru

BERITA PNPM-INFO PNPM

Sebanyak 36 UPK PNPM-MPd ( Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat – Mandiri 
Perdesaan) terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara telah mengikuti Pelatihan UPK ( Unit Pengelola Kegiatan ) baru tahun 2009 di Hotel Inaa Tretes-Padaan Kabupaten Pasuruan selama 3 hari (25-27).  Kabupaten Bojonegoro untuk tahun ini dalam pelaksanaan kegiatan PNPM-MP,  mampu menyerap kucuran dana yang disebar di 26 Kecamatan  sebesar Rp. 66 Milyar dari dana bantuan APBD sebesar Rp. 13,2 Milyar dan ditambah dana APBN yang mencapai Rp.  52,8 Milyar.  Dana tersebut diberikan kepada 26 Kecamatan dengan jumlah bantuan masing-masing  Kecamatan tidak sama, bahkan ada Kecamatan dengan jumlah 6 Desa mendapatkan dana PNPM sebesar Rp. 3 Milyar yaitu Kecamatan Sekar.


Pelatihan UPK baru tersebut hanya diikuti 12 Kecamatan saja dari berbagai kabupaten se Jawatimur , sedangkan 14 kecamatan telah lebih dulu mendapatkan pelatihan tentang pengelolaan kegiatan PNPM, sebab untuk 12 Kecamatan yang mengikuti pelatihan sekarang merupakan kecamatan baru
yang mendapatkan kucuran dana dari PNPM-MP tahun 2009, ” Sebenarnya program pemerintah yang diberi nama PNPM bukan program baru akan tetapi program tersebut merupakan kelanjutan dari Program Pemerintah yang dikenal masyarakat luas yakni PPK (Program Pengembangan Kecamatan). Dimana program tersebut sudah dimulai sejak tahun 1998 silam,” Jelas Silva Agus P selaku Ketua UPK Kecamatan Gondang pada Berita infokom-bjn.info usai mengikuti pelatihan UPK baru di Hotel Inaa , Tretes –Pasuruan (27/5).

Ditambahkan oleh M. Asir Ketua UPK Kecamatan Ngambon, bahwa pelaksanaan pelatihan untuk UPK baru kali ini merupakan penambahan wawasan tentang PNPM-MP dan sekaligus pemberian bekal pengurus UPK dalam menjalankan tugas yang penuh pengabdian pada masyarakat miskin, bagaimana tidak demikian adanya mas, ” Wong tugas PNPM-MP ini digaris besarkan untuk menguatkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Miskin atau biasa dikenal dengan RTM (Rumah Tangga Miskin),”
PNPM-MP merupakan program Pemerintah yang sudah disempurnakan dari program –program sebelumnya, dimana PNPM-MPd akan mengelola 2 jenis kegiatan yang disebut Program Ekonomi dengan  SPP ( Simpan Pinjam Khusus Perempuan ) dan Non Ekonomi sepertihalnya pemberian makanan tambahan bagi BALITA dan LANSIA, Pelatihan-pelatihan Ketrampilan warga , Pemberian Beasiswa pada murid kurang mampu dan berprestasi,Adapula kegiatan yang mengacu pada pembangunan fisik seperti Jalan, Jembatan, Plengsengan, dan Gedung Sekolah Taman Kanak-Kanak yang dikelola Desa. (Kominfo _Jawatimur )

UPK PNPM – MP KECAMATAN BONTOHARU MENUAI SUKSES

ngecheng...Brow...
BERITA PNPM- INFO PNPM , Kemandirian Masyarakat memang  tidak mungkin diujudkan dalam waktu sekejap, melainkan melalui serangkaian kegiatan yang direncanakan secara cerdas, dilaksanakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat sendiri. kemandirian berwujud manakala masyarakat dilibatkan secara totalitas, diberi kesempatan yang seluas – luasnya dalam seluruh rangkaian pembangunan. Sebaliknya,  Kemandirian akan menjadi slogan belaka manakala hak kepemilikan pembangunan dan ruang partisipasi dan aktivitas produktif masyarakat dikebiri bahkan dipasung.
Disinilah sesungguhnya letak substansi diperlukan kehadiran program PNPM – MPd ditengah – tengah penanganan kemiskinan yang cenderung parsial dan berkelanjutan, disaat kerelawan sosial dalam kehidupan masyarakat sebagai sumber penting pemberdayaan dan pemecahan akar permasalahan kemiskinan juga mulai luntur.
PNPM – MPd menjadi kebutuhan masyarakat, karena didalamnya mengandung karakter yang khas berupa pro poor yang menganut prinsip kegiatan partisipatif dari, untuk dan oleh masyarakat. Proses pembangunan partisipatif, kesadaran kritis dan kemandirian masyarakat terutama masyarakat miskin dapat tumbuh kembangkan menjadi subyek upaya penggulangan kemiskinan bukan obyek, apabila didalam lembaga PNPM – MP terdapat sumber daya manusia yang kapabel dan akseptabel dalam mendukung pengelolaan program. Disini pulalah ditemukan posisi strategis Unit Pengelola Kegiatan (UPK) sebagai insan penggerak / pelopor masyarakat didalam melaksanakan kegiatan PNPM – MPd dan pembangunan dilingkungannya. Para penggerak yang terhimpun dalam UPK yang ada saat ini hasilkan dari seleksi yang cukup panjang dan ketat, direkrut dari warga masyarakat yang peduli dengan pengentasan kemiskinan serta memiliki komitmen yang besar terhadap pembangunan masyarakat dan yang terpenting tidak pamrih. Mengingat permasalahan kemiskinan cukup kompleks sehingga bagi pelaku penanggulangan kemiskinan semisal, UPK perlu dipenyegaran dan intervensi wawasan, keterampilan dan kemampuan agar didalam mengawal program PNPM – MPd menghasilkan perubahan yang sistematik dan menyeluruh terhadap seluruh aspek kehidupan masyarakat terutama dari segi kesejahteraan. Untuk itu, kegiatan pelatihan bagi UPK merupakan langkah cerdas dalam meningkatkan kwalitas kerja terutama dalam hal tertib administrasi pengelolaan keuangan sebagaimana telah dicanangkan oleh Bupati Kepulauan Selayar Drs. H. SYAHRIR WAHAB, MM, sejak mengawali kepemimpinannya di Kabupaten Kepulauan Selayar dalam konsep 5 Tertib dan 5 Sukses, menurut NUR ASLIM. Adapun tujuan UPK adalah untuk menunjang kegiatan Unit Pengelola Kegiatan (UPK) di Kecamatan Bontoharu sangat dibutuhkan sarana sebagai langkah efektifitas pelayanan kepada masyarakat dalam mengakses informasi, dana bergulir pada masyarakat dan sarana/prasarana. Untuk itu, UPK kecamatan Bontoharu sangat membutuhkan berupa sebuah kantor UPK PNPM – MP untuk membantu kinerja UPK sebagai lembaga pengelola keuangan, kegiatan sarana/prasarana, pelatihan dan sebagai Lembaga Keuangan Mikro dengan mengembangkan Kelompok Simpan Pinjam (SPP) dan Kelompok Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Rumusan yang penting dari pelaksanaan kegiatan UPK  Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar yang memerlukan tindaklanjut secara cermat, cerdas dan cepat meliputi : Pertama, Mengingat proses pemberdayaan pada umumnya membutuhkan waktu 5-6 tahun, sehingga kehadiran program PNPM – MP khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar setidaknya hingga tahun 2015. Hal ini sejalan dengan target waktu pencapaian tujuan pembangunan millennium atau Millenium Development Goal (MDGs). Untuk itu, diperlukan political will dan penjaminan dari Bupati Kepulauan Selayar terhadap keberlangsungan program PNPM – MPd. Kedua, UPK Kecamatan Bontoharu menyadari sepenuhnya bahwa kehadiran PNPM – MPd saat ini di Kabupaten Selayar khususnya Kecamatan Bontoharu banyak ditentukan oleh peran Bapak H. SYAHRIR WAHAB selaku Bupati Kepulauan Selayar. Dalam kerangka itu UPK menganggap penting dan mendesak dalam hal pengadaan Kantor sebagai efektifitas pelayanan kepada masyarakat Kecamatan Bontoharu dalam mengakses Informasi, Dana bergulir, Sarana/Prasarana, Pelatihan dan sebagai lembaga keuangan Mikro pada tingkat kecamatan, serta dapat dijadikan sebagai media dalam merumuskan dan membangun kesepahaman kolektif-komfrehensif diantara seluruh komponen PNPM – MPd tentang langka dan pemikiran konstruktif sebagai refleksi konkrit tanda jasa atas perhatian Bapak SYAHRIR WAHAB terhadap program PNPM – MPd. Ketiga, Secara empirik telah memperlihatkan bahwa UPK adalah merupakan sumber daya manusia penggerak dan pelopor pembangunan ditingkat Kecamatan dan Desa. Dengan segala kemampuan dan keterbatasan fasilitas, tanpa pamrih, telah bekerja bertahun – tahun membangun masyarakat dari keterbelakangan dan kemiskinan dengan modal kredibilitas, kapasitas dan kapabilitas yang mungkin saja tidak dimiliki oleh orang lain akan sangat berharga bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar manakala kepadanya diberi kesempatan meng-inprove kemampuan dan keterampilan secara totalitas pada Pemerintah Kepulauan Selayar. Perwujudan Daerah ini bisa dicapai bilamana ada keberpihakan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar untuk mengangkat para pengurus UPK menjadi tenaga kontrak. Keempat, Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Bontoharu merupakan UPK terbaik ke Dua ditingkat Kabupaten dalam hal pengelolaan Dana Bergulir serta Pelaksanaan Sarana/Prasarana kegiatan, yang merupakan prestasi terbaik yang diraih oleh UPK Kecamatan Bontoharu atas kinerja yang selama ini dibangun. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran pelaku baik Pemerintah maupun Masyarakat dalam mensukseskan Program PNPM – MPd Kecamatan Bontoharu. Demikian dikatakan oleh ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) PNPM – MP Kecamatan Bontoharu, NUR ASLIM ALI yang didampingi oleh sekretarisnya, A. PUTRA WIRA, SE, ketika berkunjung ke Kantor Pusat Media Independen Swara Perubahan dalam rangka acara tutup tahun 2010, dirangkaikan acara silaturahmi. Dalam acara ini hadir beberapa perwakilan  media diantaranya Kepala Biro Berita Kota UCOK HAIDIR,  wartawan Sukses Indonesia RIVAL dan beberapa perwakilan Media di Selayar, hadir juga Ketua LMR-RI KOMDA Selayar YULIVAN LAOH, serta para aktivis LSM LMR-RI dan LSM TUMPAS, juga dihadiri oleh Pimpinan Redaksi Swara Perubahan yang datang langsung dari Kabupaten Bulukumba JUHANDA HS, serta para Dewan Redaksi Swara Perubahan dan para wartawan Swara Perubahan. (Tiem SP)

Senin, 19 Desember 2011

PNPM MP Sidrap Gelar Pelatihan Bagi BPUPK-BKAD

PNPM MP Sidrap Gelar Pelatihan Bagi BPUPK-BKAD

 BERITA PNPM - INFO PNPM Pengelola Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MP) Sidrap lagi-lagi menggelar kegiatan pemberdayaan. Setelah
acara Training of Trainers (ToT) belum lama ini, pengelola PNPM MP kembali menggelar pelatihan khusus pengurus Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) dan Badan Pengawas Unit Pengelola Kegiatan (BPUPK) berasal dari 10 kecamatan se Kabupaten Sidrap.
Acara pelatihan yang diikuti sekitar 60 pengurus BKAD dan BPUPK ini, berlangsung di Wisma SNAKMA, Puncak Mario, Rappang, Kecamatan Kulo, Sidrap selama dua hari yang dimulai sejak 21 hingga 23 September.
Unsur PNPM MP Sidrap yang juga selaku Fasilator Keuangan (Faskeu), Muh Taufik SE, di sela-sela acara mengatakan, pelatihan tersebut dibuka secara
resmi oleh Bupati Sidrap H Rusdi Masse yang diwakili Kepala Bappeda, Drs A Irwan Bangsawan MSi. Turut hadir dalam acara ini yakni anggota DPRD Sidrap, sekaligus keduanya diberi kesempatan untuk membawakan materi.
Tujuan dilaksanakannya pelatihan ini kata Muh Taufik, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta dalam rangka
mendukung kelangsungan program kerja, khususnya bidang tugas pengurus BKAD serta BPUPK dari masing-masing kecamatan.
Untuk itu kata Muh Taufik lagi, kegiatan kelembagaan di masing-masing kecamatan secara khusus perlu dan harus diatur dalam sebuah Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) dan Sistem Operasional Prosedur (SOP) UPK sebagai wujud nyata dari adanya kepastian hukum serta SOP kelembagaan pendukung lainnya.
Disamping itu, keberadaan AD/ART dan SOP ini juga untuk menjamin kelancaran kegiatan, ketertiban administrasi serta tercapainya daya guna dan hasil guna dalam perlindungan dan pelestarian hasil kegiatan PNPM MP. Sehingga mempunyai kekuatan hukum untuk kemudian dapat diberikan pembinaan dan pengawasan secara optimal dari Pemerintah Daerah.
Karena itu, pihak panitia sengaja menyiapkan materi khusus berupa materi integrasi perencanaan partisipatif yang dibawakan langsung
Kepala Bappeda Sidrap, A Irwan Bangsawan serta materi seputar peran dan tugas BKAD yang dibawakan oleh pemerhati PNPM MP yang juga anggota
DPRD Sidrap, Ali Hafid.(edy)

Dicop_pas Dari : RMB SIDRAP

ANALISIS PENDEKATAN PRAKTIS DALAM CBM DENGAN PENGGUNAAN STRATEGI SWOT

04:13  RBM SIDRAP  



Hampir setiap pelatihan RBM Pokja PNPM-MP Kab.Sidrap saya selalu mengikuti sebagai peserta yang mewakili fasilitator Kec.Baranti, ada beberapa yang menarik untuk dikaji secara analitis. Seperti halnya yang baru saja dilaksanakan pada pelatihan lanjutan CBM Pokja RBM PNPM-MP Kab.sidrap di Pare-Pare, Sabtu 12 November 2011.

Dalam materi yang dikemukakan oleh Ketua Forum BKAD, H.Mustakim Halede dalam materi Analisis Pengawasan Berbasis masyarakat, mencoba untuk mengemukakan bagaimana pengawasan berbasis masyarakat (CBM) bisa dilakukan dengan menggunakan strategi SWOT.


Penulis menyadari waktu yang singkat dalam materi tersebut pasti tidak semua orang bisa memahami disebabkan karena penggunaan strategi SWOT merupakan suatu pendekatan strategi yang memerluhkan pengkajian baik secara teoritis maupun dikaitkan dengan pengalaman dalam menganalisis suatu persoalan yang lebih kepada tujuan jangka panjang.
Tanpa mengurangi rasa hormat penulis pada ketua forum BKAD, kami akan mencoba untuk menyederhanakan strategi SWOT dalam kaitan penggunaannya di pengawasan berbasis masyarakat (CBM).
Secara umum dalam berbagai tulisan yang dikemukakan oleh beberapa ahli bahwa Analisa SWOT adalah sebuah rangkaian penelitian terhadap kondisi nyata yang akan dihadapi oleh suatu organisasi atau perusahaan.SWOT berarti S ( Strength = kekuatan ) W ( Weakness = Kelemahan) O (Opportunity = Kesempatan) dan T (Threat = Ancaman).Biasanya Analisis SWOT digunakan pada komponen struktur pada sebuah perencanaan.
Sehingga kadangkala ada yang menjadikan tolak ukur keberhasilan atau kegagalan suatu perusahaan atau organisasi dalam penggunaan strategi SWOT. Lalu apa hubungannya dengan CBM ,teramat jelas bahwa penggunaan SWOT dalam Fungsi Perencanaan sangat berkaitan dengan fungsi pengawasan yang kesemuanya adalah fungsi Manajemen.
Fungsi pengawasan merupakan umpan balik apakah perencanaan yang dilakukan selama ini sesuai dengan kenyataan. Peter Drucker melalui bukunya The Practice Of Manajement (1954) menerapkan management by obyektive yang merupakan metode penetapan tujuan secara partisipatif. MBO penerapannya secara formal atau semi formal yang dimulai dari Perencanaan, penetapan tujuan,pelaksanaan dan kemudian diteruskan dengan Pengawasan dan evaluasi.
Ada tiga pertanyaan mendasar yang harus ditujukan pada tingkatan analisis SWOT dalam kaitanya dengan CBM, Pertama, Siapa yang akan menjadi subyek dalam penerapan CBM ? yang kedua,Bagaimana penerapan strategi SWOT dalam pengawasan berbasis masyarakat,yang ketiga,Bagaimana mendapatkan keunggulan kompetitif dengan penggunaan SWOT dalam CBM.Berikut ini kami akan mencoba menyajikan Penerapan SWOT dalam CBM dan sekaligus menjawab pertanyaan tersebut diatas :
Pada bagian Analisis SWOT dalam aspek Strength /kelebihan , dalam kaitanya dengan CBM bisa dianalisis sebagai berikut :
Obyek dan subyek Pengawasan itu sendiri sudah terbentuk
Dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan ,setiap masyarakat berhak untuk mengawasi semua kegiatan. Aspek evaluasi atau pengawasan sangat lah diperluhkan sehingga memang disetiap desa/kelurahan dibentuk Tim Monitoring,tugasnya memonitoring seluruh kegiatan PNPM baik yang bersifat Teknis maupun yang bersifat Administrasi.
Tingkat pengawasan masyarakat memadai
Proses Pemberdayaan yang diwariskan PNPM (dari oleh dan untuk) mengajarkan masyarakat jeli dalam mengahadapi suatu masalah didesanya sehingga mereka mampu mengatakan salah kalau itu memang salah, terbukti dengan banyaknya laporan – laporan yang masuk sebagai bukti pengawasan dimasyarakat berjalan secara efektif
Peningkatan kapasitas pelaku selalu dilakukan
Hampir setiap tahun selalu diadakan pelatihan-pelatihan melalui PNPM dengan menggunakan dana PKM (peningkatan kapasitas masyarakat) sehingga mereka bisa bekerja sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang sesuai dan standar yang ditetapkan
Pada bagian Weakness yang merupakan kekurangan yang mungkin menjadi titik lemah,ini penting untuk diketahui agar dapat diantisipasi sejak awal,dalam proses pengawasan masyarakat tersebut bisa diidentifikasi yang bisa merupakan kekurangan sebagai berikut :
Tim yang dibentuk dan dipilih dalam Musyawarah desa sering tidak memahami uraian pekerjaannya
Masyarakat yang dipilih sebagai pengurus belum terlalu memahami job descprition (uraian pekerjaanya) sehingga hanya yang paham pekerjaanya mau bekerja
Mekanisme Pengawasan Belum Dijalankan
Seringkali masyarakat mengawasi hanya apa yang menjadi inisiatif mereka sendiri,sehingga kadangkala pengawasan yang diberikan tidak bisa diumpan balik .dan akhirnya tidak bisa dievaluasi apakah pengawasan yang dilakukan selama ini berhasil atau tidak.
Dalam bagian Opportunity (Peluang) yang merupakan kesempatan yang mungkin bisa dimanfaatkan untuk mengatasi kekurangan dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada. Apa yang bisa merupakan kesempatan dalam proses pengawasan berbasis masyarakat :
Ada mekanisme dan aturan pengawasan yang ditawarkan oleh program
Mekanisme pengawasan yang diatur dalam PNPM sangat memungkinkan dipakai dalam pengawasan yang efektif dan metode yang ditawarkan juga mengikuti aturan –aturan yang mudah dipahami oleh masyarakat
Adanya dukungan pengawasan dari berbagai pihak
Dalam hal pengawasan subyeknya bukan saja masyarakat,namun ada beberapa pihak yang melakukan pengawasan seperti Konsultan,Media, sehingga masyarakat bisa memperoleh dukungan atas apa yang dihasilkan dalam pengawasan
Kemajuan Tehnologi & informasi memudahkan melakukan pengawasan
Pengawasan yang efektif memerluhkan data yang akurat dan transparan,hal tersebut bisa diperoleh dengan mudah saat ini karena akses yang cepat dalam memperoleh informasi
Sementara dalam komponen Threat yang merupakan ancaman,yang memungkinkan pengawasan tidak berjalan sesuai yang diharapkan,setiap ancaman sedini mungkin diantisipasi sebelum terjadi.Berikut ini akan diidentifikasi yang bisa merupakan ancaman dalam penerapan CBM :
Proses pengawasan tersebut tidak berkelanjutan
Masyarakat melakukan pengawasan, namun tidak ada tindak lanjut dari apa yang menjadi hasil dari pengawasannya,sehingga mereka berpikir bahwa pengawasan yang dilakukan akan sia- sia saja
Perencanaan Partisipatif yang ditawarkan program akan berhenti jika program sudah tidak ada
Program PNPM bersifat ad hoc (sementara) , sehingga Tim yang dibentuk untuk melakukan pengawasan akan berhenti seiring dengan tidak adanya lagi program
Harusnya pengawasan mempunyai parameter atau tolak ukur yang jelas
Ketika Pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat tidak sesuai dengan rencana yang ditetapkan maka tentu saja terjadi penyimpangan dan hal tersebut harus diselasikan secepatnya.tentu saja ini memerluhkan dukungan dari berbagai pihak baik pemerintah desa maupun dari masyarakat itu sendiri. Bagaimana mengetahui pengawasan tersebut bisa terselesaikan jika tidak mempunyai parameter atau tolak ukur yang jelas.
Dengan memperhatikan sejumlah faktor SWOT dalam kaitannya dengan Pengawasan berbasis masyarakat (CBM) maka semakin jelas apa yang harus dilakukan seperti :
Dalam rangka mewujudkan pengawasan yang efektif, maka pelaksana pengawasan perlu memahami uraian pekerjaan masing-masing pengurus dan harus jelas rincian dari obyek yang diawasi. Disamping itu, perlu disusun suatu parameter atau tolok ukur yang jelas. Aspek lain adalah pelaksana pengawasan perlu memahami metode pengawasan yang efektif.
Pendekatan Pelaksanaan Pengawasan
Identifikasi kondisi dan permasalahan dalam pengawasan
Pahami dengan jelas tentang obyek yang akan diawasi.
Susun parameter dan indikator penilaian jika diperlukan.
Kumpulkan data dan informasi yang akurat yang berhubungan dengan obyek yang diawasi.
Cross-check dan klarifikasi data dan informasi yang telah dikumpulkan.
Analisislah perkembangan pelaksanaan kegiatan dan bandingkan dengan rencana atau ketentuan yang ada.
Rumuskan rekomendasi tindakan penanggulangan apabila ditemui penyimpangan atau kesalahan.Sampaikan hasil pengawasan kepada instansi yang berwenang dan memantau tindak lanjutnya.
Koordinasi dengan institusi pengawasan lain
Meningkatkan efektifitas kegiatan pengawasan masyarakat,dengan lebih banyak sosialisasi dan memberikan informasi kepada masyarakat
Senantiasa dilakukan Pelatihan tentang mekanisme Pengawasan kepada masyarakat
Akhirnya, Pengawasan sangat diperluhkan dalam setiap kegiatan dan yang melakukan seharusnya masyarakat dan dilakukan secara suka rela ,karena pengawasan bisa merupakan umpan balik dari setiap kegiatan untuk mengetahui kesalahan atau terjadi penyimpangan, dalam CBM (pengawasan berbasis masyarakat ) yang ditawarkan dalam Rubelmas atau ruang belajar masyarakat sangatlah membantu Program dan masyarakat dalam menentukan keberhasilan partisipasi masyarakat …. Mudah-mudahan tulisan ini bisa bermanfaat bagi yang membacanya dan penulis sendiri,sukses bagi kita semua …….Salam Sikompak

Baranti, 14 November 2011
Dicopas_dari RMB SIDRAP
YUNIARTI ,FASILITATOR KECAMATAN BARANTI